Hati-Hati! Kedekatan Balita dengan Hewan Peliharaan Ternyata Berisiko

Ayodibaca Pemilik hewan piaraan atau hewan peliharaan seperti anjing atau kucing di rumah perlu mengukur potensi bahaya pada balita.


Karena ternyata jika terlalu akrab dengan bayi atau balita dan anjing/kucing, maka ada resiko yang berbahaya.

Menurut Dr. Wahyu Pertiwi, dari Animal Center Drh. Nugroho 1 Semarang, balita harus selalu dijaga dan diawasi kedekatannya dengan hewan kesayangan tersebut.

“Yang paling sederhana, jangan sampai balita kita terkena jilatan air liur yang bisa jadi mengandung zat berbahaya,” kata Wahyu Pertiwi, Sabtu, 3 Desember 2022.

Meski anjing atau kucing sangat mudah untuk disayang, hewan ini juga bisa melakukan tindakan yang berpotensi berbahaya bagi balita.

Misalnya, ketika seorang anak menekan perutnya atau secara tidak sengaja menginjak ekor anjing, hewan tersebut dapat bereaksi untuk menyerang tuannya.

Namun dalam penelitian yang dilansir newscientist.com, mengenalkan bayi pada hewan peliharaan justru memperkuat sistem kekebalan tubuhnya.

Hal ini dapat membantu anak untuk lebih kebal terhadap alergi yang sering dialami sebagian orang.

Meski begitu, para ahli tetap meminta pemilik hewan untuk selalu mengawasi dengan hati-hati tanpa lengah terhadap bagaimana hewan dan bayinya aman.

Anak-anak pun bermain dengan nyaman tanpa rasa takut. ***

Ayodibaca | Sumber: https://www.suaramerdeka.com/gaya-hidup/pr-045915010/awas-keakraban-balita-dengan-hewan-ternyata-berisiko-dengar-saran-ahli-berikut?page=2
Bagikan:

Posting Komentar

Top Ads

Middle Ads 1

Middle Ads 2

Bottom Ads