Apa Aja Yang Akan Berubah dalam Pernikahan 25 Tahun Mendatang ?

Ayodibaca Norma sosial selalu berkembang dan berubah dengan cepat. Hal ini berlaku dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari cara bersosialisasi, berkomunikasi, hingga pilihan-pilihan yang diambil terkait hubungan pernikahan.

Ribuan tahun yang lalu, pernikahan didefinisikan sebagai hubungan yang didasarkan pada cinta, kepercayaan, dan komitmen. Konon, menurut pakar hubungan , banyak hal tentang pernikahan yang bisa berubah dalam 25 tahun ke depan, tepatnya. Dilansir dari Your Tango, berikut ulasannya!

Kunci Hubungan Langgeng Bukan Menikah, Tapi Komitmen


Dari pernyataan di atas, jelas bahwa status perkawinan bukanlah jaminan komitmen dalam suatu hubungan. Yang menjamin keutuhan dalam suatu hubungan bukanlah ikrar pernikahan, melainkan kemauan satu sama lain untuk memperjuangkan hubungan tersebut.

Wanita akan menikah dengan keputusan mereka sendiri

Terhitung 25 tahun dari sekarang, akan semakin banyak wanita yang lebih mandiri dalam berbagai aspek kehidupannya, termasuk secara finansial. Sehingga mereka bisa menolak pernikahan dan menjalani hidup sesuai dengan keinginan mereka sendiri.

Seringkali, seorang pria akan merasakan hidupnya menjadi lebih baik ketika mereka menikah. Namun, beberapa wanita di sisi lain merasakan tanggung jawab dan tuntutan waktu dan energi yang meningkat akibat pernikahan. Apalagi jika mereka memiliki pekerjaan penuh waktu.

Mungkin saat ini para wanita lajang akan merasa kurang jika tidak memiliki pasangan hidup. Namun, 25 tahun dari sekarang, wanita akan mengetahui bahwa harga diri mereka tidak hanya dinilai dari status pernikahan mereka.

Kontrak Pernikahan Jangka Pendek Muncul

Aspek hukum perkawinan dapat berubah, dari yang semula mempertemukan pasangan hingga maut memisahkan menjadi perjanjian jangka pendek yang dapat diperbarui setiap 3 sampai 5 tahun.

Kecenderungan ini akan membuat seseorang yang sudah menikah menunjukkan komitmen lebih dalam menjalin hubungan jika tidak ingin pasangannya meminta berpisah saat masa kontrak akan habis.

Namun, tidak menutup kemungkinan juga tren ini akan semakin meningkatkan angka perceraian jika seseorang tidak dapat memegang komitmen dalam suatu hubungan dan berusaha mempertahankan hubungan pernikahan.

Permintaan untuk menikah semakin mereda

Semakin banyak orang yang memilih untuk menunda usia pernikahan dan tidak ingin menikah sama sekali, orang yang masih lajang akan menghadapi lebih sedikit tekanan dan stigma ketika memutuskan untuk mengambil pilihan yang sama.

Bahkan, bukan tidak mungkin, orang-orang yang sepemikiran ini sengaja membentuk komunitas baru yang terdiri dari kerabat, sahabat, atau orang asing yang sepakat untuk mendukung prinsip satu sama lain.

Ayodibaca | Sumber: https://www.msn.com/id-id/gayahidup/berita/ahli-hubungan-prediksi-4-hal-ini-akan-berubah-dalam-sebuah-pernikahan-25-tahun-mendatang-apa-saja/ar-AA155HGE?ocid=msedgntp&cvid=75c775a520fa46e28fdd92eb1a906896
Bagikan:

Posting Komentar

Top Ads

Middle Ads 1

Middle Ads 2

Bottom Ads