Kucing Ini Tidak Takut Air, Malah Hidup Di Berdampingan Dengan Air, Fishing Cat

Ayodibaca ~  Hutan bakau Sri Lanka yang terletak di tenggara India merupakan batas alam tempat hidup berbagai jenis hewan. Kehidupan di hutan mangrove dipenuhi dengan tantangan seperti perubahan iklim dan pasang surut air laut yang tentunya akan berdampak pada kehidupan makhluk hidup di dalamnya.



Di hutan bakau ini, hiduplah spesies kucing yang tidak banyak diketahui orang. Kucing ini tidak seperti jenis kucing pada umumnya yang tinggal serumah dan memiliki sifat manja, kucing ini merupakan salah satu penguasa di hutan bakau. Kucing ini adalah Fishing Cat atau dalam bahasa Indonesia disebut Kucing Bakau.

Air adalah tempat terakhir yang terlintas dalam pikiran ketika kita berbicara tentang kucing. Namun Fishing Cat sangat ahli di dalam air karena mencari sumber makanannya dari air yaitu ikan.

Berikut fakta-fakta Fishing Cat dilansir dari YouTube Animalogic.

1. Ukuran Tubuh Lebih Besar dari Rata-Rata Kucing Biasa


Untuk ukuran kucing bisa dikatakan Fishing Cat cukup besar dan panjang yaitu antara 57-58 cm. Dengan ukuran tubuh yang begitu panjang, kucing ini dapat dengan mudah menangkap ikan, baik yang kecil maupun yang lebih besar dari tubuhnya.

Kucing Fishing memiliki kaki pendek, dada besar, dan ekor pendek. Kaki depan mereka memiliki jaring terpisah yang membantu mereka berenang dengan baik. Selain itu, leher mereka sangat panjang dan fleksibel sehingga dibuat untuk menyelam.

2. Bagaimana Mereka Memangsa

Fishing Cat adalah jenis kucing yang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mencari makan di dalam air, dan tubuhnya juga diciptakan untuk melakukan predasi di dalam air.

Kucing Fishing  akan menunggu di tepi air, duduk-duduk menunggu sampai mereka menemukan ikan untuk dimangsa. Ketika mereka menemukan ikan yang bisa dimangsa, mereka akan perlahan-lahan mendekatinya tanpa disadari oleh ikan tersebut. Saat merasa ikan tidak menyadari keberadaannya, ia akan menangkap ikan secepat kilat.

Namun, menangkap ikan tidak akan semudah itu. Terkadang Fishing Cat harus menjelajah lebih jauh untuk mendapatkan ikan.

3. Kehidupan Kucing Fishing 


Kucing bakau hidup mendominasi kawasan hutan bakau di Asia. Mereka hidup berdampingan satu sama lain, membentuk hubungan yang solid sebagai teman.

Sama seperti jenis kucing lain pada umumnya, Fishing Cat sangat suka bermain dengan sesamanya.

Induk dan Kucing Mangrove biasanya akan melahirkan 3 ekor anak kucing yang akan tumbuh sangat cepat. Seiring bertambahnya usia anak kucing, induknya akan mulai mengajari mereka cara memangsa di dalam air.

Semakin lama, sekitar 35 persen wilayah perairan di hutan bakau menghilang. Hal ini disebabkan oleh alam yaitu perubahan iklim dan oleh manusia sendiri yang membuang sampah di sekitar hutan mangrove sehingga perairan akan dipenuhi tumpukan sampah. Hal ini tentunya akan mengancam keberadaan ikan yang menjadi mangsa Kucing Fishing .

Untungnya, Fishing Cat dapat dengan cepat beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggalnya dan kondisi apa pun.

Ayodibaca | Sumber: 
Bagikan:

Posting Komentar

Top Ads

Middle Ads 1

Middle Ads 2

Bottom Ads