Pengalaman Kuliah S1 14 Semester Hampir Drop Out! Kisah Inspiratif Penyemangat

Ayodibaca ~  Permisi ijin curhat pengalaman gua selama menjadi mahasiswa Legend kampus dan satu-satunya murid angkatan 2015 di kampus yang belum lulus-lulus, suka malu ketemu junior karena yaa emang junior semua dikampus udah gaada senior diatas gua palagi temmen seangkatan(murid favorit dosen-dosen kampus karena suka disindir the last man standing) jadi harus muka tembok terus selama ke kampus.

Untuk teman-teman angkatan senior dan teman-teman yang baru saja ambil mata kuliah skripsi, dan yang masih belum lulus atau mungkin punya pengalaman yang sama dengan gua semoga jangan putus semangat dan terus push sampai lulus walaupun itu banyak rintanganya. 


Berikut curhatan gua yaa

Awal ambil skripsi di semester 7 dan selama itu Dospem gonta-ganti gaada yang memberikan support moral, judul gonta-ganti, bayar doang tapi gak pernah masuk kelas alias MALES, 5 semester gitu terus sampe akhirnya diancam DO karena sudah semester 12 belum ada progress skripsi (sks banyak bolong), bayar spp sendiri karena kasian dengan orangtua, tekanan dari keluarga besar seperti sepupu², udah hampir siap terima nasib jadi anak satu-satunya yang gak lulus kuliah di keluarga besar padahal gua anak laki satu-satunya dikeluarga dan tertua.

Namun ibu dan ayah berkata untuk jangan putus asa, dan mereka tau bahwa selama ini yang byar spp gua. Kata mereka Walaupun gua satu-satunya angkatan 2015 yang masih belum lulus, doa dan usaha gua pasti akan terbayarkan.

Gua coba bangkit lagi dengan mengambil semua matkul yang nilainya kurang demi dongkrak IPk kebanyakan semester awal-awal dan ambil skripsi lagi dengan harapan mendapatkan dospem baru yang lebih suportif.

Dan gua sempro 2 kali. IYA 2 KALI SEMPRO !!! bayangin karena sempro yang awal itu semester 6 terus karena sudah lama banget  gak kelar kelar skripsinya gua disuruh ikut lagi sempro sebelum melanjutkan skripsi, luar biasa.

Semester 14 berarti sudah 7 tahun berjalan dan gua mendapatkan surat peringatan Drop Out. Namun pada saat itu gua sudah mendongkrak nilai matkul yang dlu dan IPK gua pun naik diatas 3 dari awalnya cuma 2 komaan. dan gua sudah mencapai Bab 5 skripsinya berkat dospem yang sangat support.

Gua selama proses menjalankanya itu gua murni gak tidur seharian karena full sampai seharian tugas dan skripsian, urat malu gua pun udah gaada sampai gua telpon terus dospem untuk meminta tanggapanya mengenai progress skripsi yang sudah gua kerjakan. Kadang dospem suka terlihat bete tapi gua tetep push terus demi mendapapatkan updatean lagi.

Ibadah pun gak luput sholat fardu, malam, sunah, fajar, tadarus, puasa, hampir semua gua jalanin demi kelancaran tugas gua. Dan alhamdulillah itu sangat memberikan ketenangan hati dan encer otak. Tapi imbasnya kena ke tubuh demam dan baterai laptop bocor karena seharian dicolok dan berat badan turun itung-itung diet haha.

5 Juli kemarin gua lulus sidang yang dipimpin oleh kepala prodi dan 2 penguji lainya. Alhamdulillah sepanjang pertanyaan hanya seputar bagaimana gua bisa Overcome rasa takut gua dan bagaimana proses perjuanganya dalem hati lega banget dan kedua ortu gua menangis sejadi-jadinya melihat gua bisa lulus.

Sekarang gua baru selesai revisi, sudah membuat hardcover dengan kasetnya, tinggal menunggu wisuda dibulan Oktober nanti.

Sekian cerita perjuangan gua selama kuliah 7 tahun , dapat surat pemutihan, tekanan dari berbagai sisi dan bagaimana gua overcome itu semua. Maaf kalo panjang cuma mau curhat aja unek-unek didalam hati ini haha

Maaf muka sensor karena abis nangis dapet keterangan kalau sudah lulus dan dapat ucapan selamat dari semua dosen prodi 🙏🙏

Ayodibaca | Sumber: https://www.facebook.com/groups/120937314649603/ 
Bagikan:

Posting Komentar

Top Ads

Middle Ads 1

Middle Ads 2

Bottom Ads