Pinjam ke Rentenir Riba Pinjam ke bank Juga riba

 ANTI RIBA

Saya udah lama ngikutin ini, sejak masih obrolan sampai jadi gerakan.

Nothing wrong about the community.

Yang jadi ganjalan itu ngga ada kontrol, filter, dan tata tertib. Semua bisa cerita, bisa sharing, dan kasih testimoni. Ngga ada moderasi, ngga ada kepengurusan.

Kesimpulan saya sampai sekarang, ini gerakan tak beraturan yang berisi doktrin berlebihan.

Semua ulama sepakat riba haram, tapi ulama beda pendapat tentang apa itu riba dan bagaimana sesuatu bisa dikatakan sebagai riba.

Mengembangkan narasi "saya pinjam ke bank dan bisnis saya hancur" tanpa ada keterangan lainnya, itu ngga fair.

Menjawab pernyataan, "banyak yang pinjam ke bank dan sukses" dengan jawaban "itu namanya istidraj" juga ngga adil.

Narasi-narasi semacam itulah yang selalu hadir jika berkaitan dengan pinjam bank adalah riba.

Ini yang saya katakan sebagai doktrin berlebihan.



Berapa banyak orang jual tanah untuk buka usaha dan usahanya gagal? Berapa banyak orang mencoba peruntungan lewat uang pensiun, dan hasilnya menyedihkan? Berapa ribu orang jalankan usaha dari harta warisan, tapi mengecewakan?

Realistis harus dikedepankan.

Dalam dunia bisnis ada terlalu banyak faktor penyebab gagal. Menilai gagal sebab pinjam ke bank itu kesimpulan yang terlalu dini, apalagi dibumbui adanya ketidakberkahan.

Saya curiga, ada pihak yang ngga ingin umat Islam terlalu ngebut perekonomiannya.

Ini ada triliunan dana di depan mata kok ngga diambil? Ya ngga ada yang mau wong disebut riba, dosa lebih besar dari zina dengan ibu kandung.

***

Kalau pinjam ke bank bukan riba, terus yang dimaksud riba itu seperti apa?

Yang dikatakan riba itu ketika kita pinjam dana ke rentenir, praktek seperti itulah yang dilarang dalam Islam.

Al Qur'an dan hadits yang berbicara tentang riba hadir untuk menyelamatkan umat dari praktek bahaya rentenir baik sebagai pelaku maupun pengguna.

Di masa itu, kalau kamu kasih pinjaman ke orang, kamu bisa berbuat semaumu terhadap orang yang kamu pinjami. Mau kamu rampas hak-haknya atau bahkan mau kamu tiduri, silahkan.

Inilah bentuk kezoliman riba yang dilawan oleh Nabi SAW.

Di era modern sekarang ini rentenir hadir dengan banyak wajah dan nama. Baik yang individu maupun organisasi/lembaga.

Gimana cara membedakan bank dan rentenir?

Sebetulnya ciri-cirinya gampang aja.

Rentenir ngga pakai credit scoring (apalagi BI checking), setiap yang datang pasti dikasih pinjaman. Banyak iklan 5 menit cair di pinggir jalan.

Rentenir meminta kembalian lebih besar dari inflasi. Pinjam 3 juta, kembalikan 4 juta.

Rentenir membuat mekanisme dan sistem semaunya sendiri ngga sesuai standar undang-undang.

Rentenir menagih dengan cara zolim. Di daerah-daerah memaksa minta aset, bahkan meminta keperawanan anaknya.

Rentenir menuntut berlebihan ke ahli waris (apabila debitur meninggal dunia), bahkan bentuk tuntutannya bisa mengadi-ngadi, dipaksa melaut dan 50% hasil tangkapannya diserahkan ke dia, atau yang semisal.

Rentenir menagih sambil lakukan teror dan ancaman. Yang diintimidasi bukan cuma debitur, tapi juga keluarga dan circlenya.

Rentenir mostly ada sistem bunga berbunga. Telat bayar dihitung denda harian pakai persen. Bunga-berbunga ini dimention khusus di Ali Imron 130. Ini termasuk praktek paling bejat sih. Orang jawa di kampung bilang "nganak'ke duit".

Yang mana semua ciri rentenir itu ngga ada di dunia perbankan.

***

Sesuatu yang minim madharat dalam kondisi tertentu menurut imam Malik bisa jadi salah satu penguat dalil.

Coba dilisting apa madharatnya bank secara perekonomian mikro dan makro?

Kalau menyandarkan kesalahan nasabah, ketidakmampuan nasabah, kelalaian nasabah sebagai madharat, jelas ini keliru.

Pernah tahu ngga, berapa persen rata-rata NPL atau non-performing loan alias debitur yang dianggap berpotensi gagal bayar di Indonesia?

Kenapa pertanyaan ini penting? Daripada repot-repot ngelist madharat bank, angka ini sudah cukup sebagai jawaban.

Saya udah lama cari-cari info ini, tapi sayangnya ngga ketemu.

Kalau ditelusuri sekarang, yang muncul di Google hanya data debitur gagal bayar di era pandemi.

Ada 10% debitur bank Mandiri di level NPL (berpotensi gagal bayar), tapi analisa Mandiri mengatakan hanya 10% (dari 10% NPL) yang benar-benar akan gagal bayar, sedangkan 90% nya macet disebabkan PSBB (masih ada potensi survive).

Artinya, kalau ada 10.000 debitur, ada 1.000 yang NPL, dan ada 100 yang benar-benar kolaps.

Nasabah yang bangkrut karena pinjam ke bank Mandiri ternyata cuma 1%. Sekali lagi, ini di era pandemi, di era sehat harusnya lebih bagus.

Berita dari bank BRI beda lagi, NPL cuma 2,5% di masa pandemi, yang betul-betul kolaps sangat amat dikit sekali.

Kalau ada yang punya data lebih lengkap terkait NPL ini, boleh dishare ya.

Seenggaknya dari data pandemi ini kita bisa baca bahwa madharat pinjam uang ke bank itu nyaris ngga ada.

Cerita-cerita tentang bangkrut karena pinjam dana di bank (yang dianggap riba) semakin membuktikan bahwa itu memang salah di pribadinya.

Kalau nanti ada yang katakan "saya bangkrut, teman saya bangkrut, saudara saya bangkut" ya itu panjenengan termasuk yang 1% salah mengelola bisnis.

Apalagi ditambah dengan narasi "jangan hutang".

Adanya repetisi "anti riba" dengan "jangan hutang" ini bisa menjadi subliminal message bahwa hutang adalah perkara yang hina dan cenderung mendekati riba.

Saya sepakat untuk ngga menggampangkan hutang.

Kalau belum tahu ilmunya ya hindari. Sudah tahu ilmunya pun tetap harus hati-hati. Sudah tahu ilmu dan hati-hati, kadang juga berakhir patah hati.

Tapi memaksakan paham bahwa bahaya hutang sama dengan bahaya riba, ngga bisa gitu harusnya.

***

Terakhir, harus kita akui di dalam perkembangan modern ini, masih belum banyak ulama yang mengupdate tentang definisi dan klasifikasi riba.

Tiga lembaga fatwa besar di Indonesia juga sudah ada fatwa tentang pinjam ke bank.

MUI haram, Muhammadiyah dan NU syubhat.

Tapi ketiganya sepakat bahwa fatwa terkait ini terus berproses karena berkaitan dengan maslahat hajat banyak orang.

Fatwa syubhat dari Muhammadiyah dan NU ini udah angin segar akan kemajuan perekonomian umat.

Ketika di Muhammadiyah dan NU sudah teregenerasi ulama-ulamanya, insya Allah akan ada perbaruan fatwa yang lebih kontemporer, karena saya melihat ulama-ulama muda dari kedua lembaga udah keluarkan pendapat yang sedikit berbeda dari lembaga fatwanya.

Kalau kesimpulan buat saya pribadi saat ini,

Pinjam ke rentenir = riba

Pinjam ke bank ≠ riba

Sehingga, kampanye yang tepat adalah gerakan anti rentenir (baik offline maupun online), bukan gerakan anti bank.

Read More

Cerita Sebuah gaya hidup dan Gengsi Seorang barista

 Belum lama ini gw ketemu sama seorang teman yang bisnis perkopian duniawi (lagi hits dimana-mana ya)

Tiba-tiba dia cerita tentang salah satu baristanya. Jadi dia punya salah satu barista andalan yang emang jago buat racikan minuman kopi, rasa dan tampilan kopinya ciamik deh.

Tapi si barista itu selalu aja ngutang sama dia, padahal kalo diliat handphone yang dipakai adalah Iphone 12 dan motornya adalah Vespa matic yang kita tahu sendiri ya harga bekasnya aja masih tinggi.


Tiap bulan gaji yang bisa diambil cuma sedikit karena sebagian besarnya untuk nyicil utang ke kantor.

Kata temen gw, dia pernah nanya ke baristanya. Kenapa sih kok lu ngutang terus?

Si barista bilang:

“kebutuhan gw banyak mas...”

Denger cerita kaya gitu gw kaget sendiri sih, karena kalo dipikir-pikir dia sebenernya ga perlu ngutang kalo mau korbanin gengsinya atau nurunin gaya hidupnya.

Coba deh ya kita itung-itungan simpel, Iphone 12 itu harga bekasnya sekitar 11juta. Andaikan dia mau jual tuh iphone dan pake android yang harga 2jutaan juga udah cukup menurut gw, toh android harga 2jutaan bekas speknya udah mumpuni sehingga dia punya uang cash sekitar 8jutaan.

Belom lagi vespa maticnya yang harga bekasnya sekitar 20jutaan, andaikan dia mau jual tuh vespa matic dan pake honda beat, gw yakin dia bisa pegang uang cash 15jutaan.

Kalo digabung sama penjualan iphone total bisa pegang uang cash 20jutaan, tanpa perlu ngutang!

Tapi emang sayangnya kalo gaya hidup kita udah naik, bakalan susah turunnya.

Makanya gw selalu ngingetin untuk siapapun kamu, saat income naik jangan perbesar gaya hidup tapi perbesarlah kapasitas diri dengan upgrade ilmu atau relasi.

Hidup akan capek kalo cuma ngejar penilaian orang lain.

Percuma lo diliat “wah” sama orang lain tapi keuangan ngos ngosan, penilaian orang ga bisa buat bayar cicilan kan?

Mending hidup sesuai isi dompet dan jaga gaya hidup tetap sederhana, kalo gw pribadi sih mendingan keliatan biasa aja tapi keuangan aman tentram daripada keliatan punya tapi hati deg-degan.

Kalo kamu gimana?

sumber : https://www.facebook.com/groups/bisnisanakmudaricohuang/posts/1739515509588072/? 

Read More

Desas Desus Masa Aktif Kartu Tri/3/Three Dipotong Saat Bergabung Dengan Indosat

 Source : Grup Pengguna Tri/3/Three Indonesia

Note : Setelah dapat informasi lebih lanjut, dapat saya simpulkan bahwa nomor yang udah punya masa aktif lebih dari 365 hari masa aktifnya akan tetap,yang berarti masa aktif kartu ga bakalan berubah jadi 365 hari,namun masa aktif tersebut tidak akan bertambah lagi jika anda melakukan pengisian ulang.

Semisal saya mempunyai kartu yang memiliki masa aktif 400 hari,lalu saya mengisi pulsa untuk menambah masa aktif menjadi lebih dari 400 hari tetapi karna kebijakan ini masa aktifnya tetap akan menjadi 400 hari dan ga bertambah.

Gimana kalau saya punya kartu tri yang dimana masa aktifnya 300 hari?

Ya,kartu tri dengan masa aktif 300 hari akan memiliki limit masa aktif 365 hari jika anda melakukan pengisian ulang pada kartu tri anda(penambahan masa aktif tergantung nominal) yang jelas 365 hari merupakan maximal masa aktif pada situasi ini.

Ingfo lebih lanjut tanya aja ke CS Threenya langsung.



Read More

Kisah Mistis Penduduk Suku Moro di Pulau Morotai

MOROTAI di Maluku memiliki panorama alam perawan yang indah. Hamparan pasir putih dan birunya air laut membuat pulau ini mengundang antusiasme wisatawan dunia untuk liburan.

Pulau Morotai juga belum banyak memiliki penginapan sehingga wisatawan bisa dengan nyaman travelling di tempat sepi ini. Pesona indahnya juga tak hanya dihadirkan di atas pantainya, tetapi juga di bawah lautnya.

Terumbu karang yang masih sehat dan natural menjadi daya tarik bagi pencinta diving. Ikan-ikan besar pun suka lalu lalang mencari santapan di kawasan Pulau Morotai.

Begitulah keindahan yang diberikan dari Pulau Morotai. Namun, tentu saja, Anda harus berhati-hati karena konon katanya di pulau ini masih dihuni oleh Suku Moro. Suku paling mistis di Maluku.

Suku atau Bangsa Moro ini bukan seperti di Filipina, karena banyak kehadirannya tak kasat mata tetapi masih diyakini hidup. Banyak legenda yang dihadirkan Suku Moro ini dan beberapa di antaranya mengerikan.



Suku Moro ini diyakini adalah masyarakat yang menjelajahi lautan Maluku. Mereka berada di bawah pemerintahan Kerajaan Jailolo dan memiliki pemimpin yang sangat adil dan bijaksana.

Namun, ketika Portugis masuk ke Indonesia sekitar abad ke 15, Kerajaan ini terperosok ke dalam hutan di Morotai untuk melindungi diri mereka. Namun, entah mengapa, mereka tiba-tiba hilang lenyap di dalam hutan, hingga kini mereka tidak ditemukan.

Para pemangku adat di Halmahera meyakini jika kampung Suku Moro itu masih ada hanya saja di dunia lain alias dunia Gaib. Sebab, beberapa penduduk di pulau Morotai pernah melihat sosok aneh seperti tangan tanpa tubuh sambil mengapit sebatang rokok.

Atau, ada seorang penduduk pulau tengah berjalan ke ladang. Dalam perjalanan ia bertemu dengan dua ekor ular tanah. Dikarenakan takut, ia pun membunuh ular tersebut. Namun, setelah membunuh ia pingsan dan bangun di sebuah rumah.

Rumah itu ternyata rumah kepala kampung dan rupanya dua ular yang dibunuh penduduk tersebut adalah Suku Moro. Ia pun kemudian meminta maaf dan minta dikembalikan ke dunia nyata.

Namun, kepala suku memberikan syarat untuk membawa buah pinang dan membasuh muka di sebuah telaga. Setelah melakukannya, ia kemudian dikembalikan ke dunia nyata. Dan, ketika ia pulang, ia begitu kaget mendapati keluarganya tengah melakukan doa memperingati 7 hari kematiannya.

Rupanya penduduk sekitar menganggap ia sudah meninggal karena telah menghilang selama 7 hari. Diceritakannya lah kisah ia diculik oleh dunia gaib dan ketika menunjukkan buah Pinang yang dibawanya ia juga kaget. Sebab, buah tersebut berubah menjadi perak berbentuk buah pinang.

Sejak saat itu, masyarakat di Pulau Morotai tidak berani sembarangan menebang pohon atau membunuh hewan. Sebab, mereka yakin itu merupakan bentuk jelmaan suku Moro.

Berikut ini kami lampirkan keterangan langsung dari salah satu warga Maluku Utara, terkait dengan penjelasan suku Moro.

"Ada juga suku Moro Bang, di daerah kami Maluku Utara.. Suku ghaib, konon katanya Menurut orang yang pernah di bawah ke alam mereka, suku Moro ini mempunyai sebuah kota yang sangat indah dan bergelimang harta."

Tulis akun yg bernama Saputrisalsabila.

"Mungkin bang, suku Moro ini seperti manusia umumnya hanya saja Mereka tidak mempunyai Philtrum, lekukan di bawah hidung dan di atas mulut.

Perempuan nya rata2 berambut sangat panjang ada yg melewati kaki.. Mereka juga suka menyembunyikan manusia" 

lanjutnya.

"Selalu Bang..

Oh iya bang, disini ada juga yang menikah sama suku Moro. Yg laki2 dari manusia normal dan yg perempuan dari suku Moro.

Bila perempuan dari suku Moro SDH menyukai seorang laki2 dari alam kita, mereka tidak akan melepaskan apapun yg terjadi.

Mereka senang berada di batu2 besar, menurut pandangan org yg tidak bisa melihat hal2 ghaib, itu hanya sebuah batu besar. Tapi kalau org yg memiliki Indra keenam pasti melihat di situ ada sebuah kota yang sangat mewah."

Tulis akun dengan nama Saputrisalsabila melanjutkan.

Cukup menarik ya guys.. Apakah Emisipedian punya cerita versi lain tentang suku Moro?

Silahkan tuliskan komentarmu di bawah ya.

Jika kalian punya cerita yang menarik seputar hal Mistis dan ingin membagikan nya kepada teman-teman Emisipedian lainya. Silahkan kirimkan cerita seru mu. Dengan cara mengirim kab nya melalui pesan ke fanspage ini ya..

Salam Literasi.

Education is about everything.

Read More

Pulau Kosong Ini Banyak Orang Punya Rekening Bank! Aneh

Fenomena aneh baru saja terjadi. Kantor Pajak Australia menemukan rekening bank yang pemiliknya berasal dari pulau tak berpenghuni.

Dikutip dari ABC, Jumat (22/10/2021), Pulau Bouvet merupakan daerah terpencil. Lokasinya berada di 'dasar' Samudra Atlantik Selatan. Umumnya, daerah ini berangin, berkabut dan sebagian besar tertutup oleh gletser.



Diklaim sebagai bagian dari Norwegia, daerah itu dinyatakan sebagai cagar alam pada 1970-an. Tidak ada yang tinggal di pulau ini dan hanya dikunjungi untuk ekspedisi.


Pulau berpenghuni terdekat adalah Pulau Gough yang berjarak 1.600 km ke arah utara. Itu hanya stasiun cuaca dan pos ilmiah yang diawaki oleh setengah lusin orang Afrika Selatan. Atau, ke Queen Maud Land Antartika yang berjarak 1.700 km ke selatan, Kepulauan Sandwich Selatan yang berjarak 1.900 km ke barat dan ke Afrika Selatan yang berjarak 2.600 km ke arah timur laut.

Penghuni Pulau Bouvet termasuk anjing laut, burung laut, dan penguin.


Oleh karena itu, berita mengejutkan bahwa beberapa data yang dirilis oleh Kantor Perpajakan Australia (ATO) menemukan bahwa hampir US$2,5 juta di rekening bank Australia adalah milik pembayar pajak asing dari Pulau Bouvet.


Sementara itu, jumlah rekening turun dari 15 pada 2018 menjadi 12 pada data terbaru 2019. Jumlah uang di dalamnya naik dari US$ 9.220 menjadi US$ 2.454.996.


"Data ATO menimbulkan lonceng alarm yang serius, seperti pemegang rekening dari pulau tak berpenghuni yang memegang jutaan dolar di Australia," kata juru bicara Jaringan Keadilan Pajak Australia.


Bouvet bukan satu-satunya. Pulau Heard dan Kepulauan McDonald, wilayah Australia memiliki 48 akun terdaftar yang secara kolektif berisi hampir satu juta dolar. Tidak hanya itu, 20 akun dengan total saldo US$348.759 terdaftar di 'Antartika' sebagai tempat asalnya. Selain kesalahan ketik, Antartika bukanlah entitas yang berdaulat dan tidak boleh memiliki penduduk untuk tujuan pajak.

Read More

Mengapa Orang Betah Tinggal di Jerman

Indonesia yang nyaman dengan aneka budaya dan makanannya, alam yang begitu indah, orang yang ramah-ramah ternyata tak membuat sebagian besar warga Indonesia di Jerman mau balik ke tanah air.

Pak Dody salah satu kawan ngopi disaat lengang, 35 tahun sudah tinggal di Jerman, seorong Doktor dan Engineer yang pernah kerja di Siemen Jerman enggan untuk pulang. Alasannya anak-anak ngga mau diajak pulang karena sudah sangat nyaman dengan sekolah gratis, tunjangan anak tiap bulan hingga uang pensiun yang besar. Sakitpun tak perlu direpotkan dengan jual rumah dan harta pribadi.


Ibu Eny, salah satu Ibu separuh baya yang bersuamikan orang Jerman, memilih untuk menetap di Jerman meskipun pernah lama tinggal di Indonesia. Dengan satu alasan cancer surivivor butuh biaya besar, dan pemerintah Jerman menjamin kebutuhan kesehatan warganya.

Fira, salah satu alumnus mahasiswa Kedokteran di Indonesia sudah setahun tinggal di Jerman dan ingin berkarir menjadi dokter ahli, meskipun tak mudah ia lewati semua prosedur yang ingin dia tempuh  demi untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik €5000/bulan.

Begitupun ribuan anak-anak muda yang merantau dari sekolah S1 hingga S3 disini dengan harapan ingin memiliki kualitas hidup yang lebih baik, hal inipun pernah diamini Atase Pendidikan KBRI yang pernah saya temui.

Persoalan yang cukup mendasar mengapa mereka ingin dan betah tinggal di Jerman, setidaknya 3 hal yang saya catat;

1. Kepastian Hukum, soal hukum di negeri Kanselir tak bisa ditawar, urusan pelanggaran benar-benar ditegakkan, aturan tak bisa ditawar. Pantas semua prosedur disetiap pelayanan jasa pemerintah dicatat dan dibukukan dengan sangat rapi, karena aparatpun sadar, warga juga punya hak untuk menuntut diatas ketetapan hukum jika melanggar.

Dimata hukum tidak ada bedanya pejabat dan warga biasa, kaya miskin, semua sama saja kalau sudah salah penjara tempatnya.

2. Kualitas Hidup, ini yang cukup membedakan pengalaman di Indonesia dan Jerman. Tujuan hidup mereka tidak untuk menjadi kaya, tapi lebih keseimbangan hidup. Kerja bukan segala2nya tapi bagaimana keseimbangan antara kerja, keluarga dan kesehatan. Ekonominya tumbuh, daya beli tinggi, pemerintah obral tunjangan, tunjangan ibu, anak, orang tua bahkan pengangguran mendapatkan hak tunjangan. Beda dengan kita, PR nya banyak; baru dapat pekerjaan yang dipikirin banyak, motor, rumah, biaya nikah. Setelah nikah masih juga mikirin tabungan pendidikan anak, tabungan hari tua, asuransi kesehatan. Belum lagi ketakutan menghantui jika terjadi PHK. Kita kerja bukan untuk kita nikmati saat ini tapi justru untuk menyiapkan uang buat anak2 kita nanti dan persiapan hari tua. Tak heran di Indonesia semakin tua makin was was jika penyakit keras kita menguras harta.

Pengalaman seminggu persalinan istri menjadi kisah berarti buat saya bahwa negara hadir. Baru sehari dirawat, petugas catatan sipil yang berkantor di Rumah Sakit menawarkan tunjangan Ibu melahirkan €1000 dan buat anak sebesar €180/bulan sampe usia 18thn. Padahal tahu sendiri saya bukan warganya, bahkan mereka membuatkan akte kelahiran gratis tanpa ribet mengurus sendiri, belum selesai sampai disitu pasca persalinan Pemerintah menyediakan bidan yang datang 2x seminggu dalam 3 bulan untuk mendampingi dan melatih kami Semuanya gratis tanpa keluar uang sepeserpun.

3. Kualitas Pendidikan, dari usia 3thn anak bisa disekolahkan tanpa dipungut biaya, suami istri yang sibuk kerja tak perlu repot cari Au Pair  atau baby sitter.

Sekolah SD hingga perguruan tinggipun sama, tak ada beban biaya, pemerintah menjamin kualitas pendidikan, karena mereka sadar pendidikan adalah kunci membangun peradaban.

Perguruan Tinggi di Jerman terkenal paling sulit di Eropa, gampang masuknya, susah lulusnya, kurang lebih seperti itu cerita pengalaman mahasiswa Indonesia di sini. Standar SKS nya tinggi, tanggung jawab dosennya sangat besar.

Saking perhatiannya dengan pelajar, banyak diskon menarik yang diberikan supermarket, store, tiket khusus mahasiswa.

Kalau kawan2 atau putra putrinya ingin kuliah gratis, Jerman bisa jadi pilihannya. orang tua tinggal memikirkan biaya hidup atau mencari beasiswa yang banyak disediakan pemerintah atau universitas.

Itulah sekelumit cerita yang bisa saya ceritakan dari sebuah negara kaya yang saat ini menampung lebih dari 2 Juta pengungsi dari Timur Tengah dan Afrika. Seolah mereka ga kehabisan  uang.

3 tahun sudah telah membuat saya dan istri banyak belajar, belajar bagaimana sebuah negara yang pernah terpuruk akibat perang menjadi negara besar yang banyak membantu misi kemanusiaan. Negara yang mengayomi semua agama, negara yang mengatur semua kebutuhan dasar warganya. Berharap Indonesia suatu saat akan menuju kesana, menjadi negara besar yang makmur semua warganya. Amiin.

Dalam waktu dekat kami akan pulang, meskipun berat, bagi saya Indonesia adalah mimpi kami, meski dengan pergulatan politik dan ekonomi yang tak pasti, kami yakin Indonesia tetap dihati.

Kelak besar nanti Muhammad Hameed Zayn Elmaany anak semata wayang akan kami ceritakan kembali kisahnya bahwa Jerman pernah merawatnya, Elmaaniy adalah negara tempat dia lahir, begitulah orang Arab biasa menyebutnya.

sumber : https://www.facebook.com/zackalfa03/posts/4595081963845590

Read More

Muncul Kasus Baru Virus, China langsung Batalkan Penerbangan, sekolah ditutup

Pihak berwenang di China membatalkan ratusan penerbangan, menutup sekolah dan meningkatkan pengujian massal pada Kamis untuk mencoba dan membasmi wabah COVID-19 baru yang terkait dengan sekelompok turis.



Beijing telah mempertahankan kenadan nol-Covid tanpa henti dengan penutupan perbatasan yang ketat dan penguncian yang ditargetkan, bahkan ketika negara-negara lain secara tentatif mencoba untuk melonggarkan pembatasan.


Wabah domestik sebagian besar telah dihilangkan, tetapi ketika China mencatat hari kelima berturut-turut dari kasus baru - sebagian besar di wilayah utara dan barat laut - pihak berwenang meningkatkan kontrol virus corona.


Wabah terbaru dikaitkan dengan pasangan lanjut usia yang berada dalam kelompok beberapa turis. Mereka mulai di Shanghai sebelum terbang ke Xi'an, provinsi Gansu dan Mongolia Dalam.


Puluhan kasus sejak itu dikaitkan dengan perjalanan mereka, dengan kontak dekat di setidaknya lima provinsi dan wilayah, termasuk ibu kota Beijing.


Sebagai tanggapan, pemerintah daerah telah meluncurkan pengujian massal dan menutup tempat-tempat indah dan lokasi wisata, sekolah dan tempat hiburan di daerah yang terkena dampak, dan juga memberlakukan penguncian kompleks perumahan yang ditargetkan.


Beberapa daerah termasuk Lanzhou - kota berpenduduk sekitar empat juta orang di barat laut China - telah memberi tahu penduduk untuk tidak pergi kecuali diperlukan.


Mereka yang harus pergi harus menunjukkan tes COVID-19 negatif.


Bandara di wilayah yang terkena dampak telah membatalkan ratusan penerbangan, menurut data dari pelacak penerbangan VariFlight.


Sekitar 60 persen penerbangan ke dua bandara utama di Xi'an dan Lanzhou telah dibatalkan.


Dalam pemberitahuan yang diterbitkan Senin, Erenhot di Mongolia Dalam mengatakan perjalanan masuk dan keluar kota dilarang dan penduduk tidak boleh meninggalkan kompleks perumahan mereka.


Dan pada hari Rabu, tabloid milik negara Global Times memperingatkan bahwa kasus virus baru di Mongolia Dalam kemungkinan akan mempengaruhi impor batu bara dari Mongolia karena gangguan rantai pasokan.


Ada 13 kasus domestik baru yang dilaporkan pada hari Kamis, kata Komisi Kesehatan Nasional China.


Sumber

AFP

Read More

Langkah - Langkah Membuat Sertipikat Tanah Murah Tanpa Pakai Notaris

 Banyak orang berkata membuat sertipikat tanah itu ribet, susah menghabiskan jutaan rupiah dan lama . . . !!!

Sudah menjadi mainset atau kebiasaan di masyarakat, bahwa membuat sertipikat tanah itu harus lewat notaris dengan biaya mahal dan lama jadinya.
Padahal sudah banyak kasus orang membuat sertipikat tanah mempercayakan kepada notaris selain biayanya mahal, juga lama sekali jadinya sertipikat dari berbulan-bulan sampai bertahun-tahun.
Aslinya membuat sertipikat tanah maju urus sendiri tanpa pakai Notaris, itu bisa sangat mudah dan biaya juga sangat murah.




Jika anda disibukkan oleh faktor pekerjaan, dagang, bisnis dan lainnya yang membuat waktu anda tidak memungkinkan untuk membuat sertipikat tanah maju sendiri.
Berikan kuasa kepada saudara anda atau tetangga anda yang masih menganggur atau orang yang menurut anda bisa dipercaya untuk mendaftarkan sertipikat tanah anda.
Kemudian datanglah ke kantor BPN untuk menanyakan persyaratan pendaftaran, biaya dan waktu selesainya sertipikat tanah sesuai dengan riwayat tanah yang akan anda buatkan sertipikat.
Riwayat sertipikat tanah itu macam-macem yaitu pembuatan sertipikat baru, balik nama waris, hibah, jual beli, sertipikat hilang dan lainnya.
Kemudian jika sudah datang ke Bagian Pendaftaran BPN dan masyarakat yang akan mendaftar maju sendiri ditolak dan diarahkan harus pakai atau melalui notaris.
Maka bisa diduga oknum pegawai BPN itu bermain dengan oknum Notaris dalam bisnis pendaftaran sertipikat tanah.
Sebab tidak ada dasar hukum dan melanggar hukum jika pegawai BPN menolak masyarakat maju sendiri mendaftar sertipikat tanah.
Dan tak usah bingung ketika ketemu kasus seperti itu, di google banyak sekali informasi tentang syarat-syarat berkas yang dibutuhkan untuk pendaftaran sertipikat tanah, dan tinggal ketik di pencarian sesuai riwayat tanah anda maka akan terbuka banyak informasi.

■ Berapa sih biaya pembuatan sertipikat tanah di BPN ketika diurus sendiri ?

1. Pendaftaran awal dari Letter C ke Sertipikat = Rp. 800.000an
2. Pecah atau Split = Rp. 400.000an
3. Balik nama = Rp. 300.000an
4. Pecah dan Balik Nama = Rp. 800.000an
5. Dan lain-lainnya.
Dasar hukum :
(Peraturan Pemerintah No 128 Tahun 2015)
■ Berapa sih waktu pembuatan sertipikat tanah di BPN ?
1. Pendaftaran awal dari Letter C ke Sertifikat = 98 hari
2. Pecah atau Split = 15 hari
3. Balik Nama = 5 hari
4. Dan lain-lainnya.
Dasar hukum :
(Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 1 Tahun 2010)
Dan apa sih yang membuat mahal dalam pembuatan sertipikat tanah itu?
Yang membuat mahal adalah urusan melengkapi berkas persyaratan dari mulai mengurus surat di Desa, Kecamatan dan Dinas dan pembuatan Akta di PPATS (Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara) atau PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) swasta atau non pemerintah.
Biaya pengurusan berkas persyaratan bisa menghabiskan biaya dari Rp. 500.000 sampai 2 juta.
Baik untuk biaya bolak-balik mengeluarkan bensin, makan, rokok, membayar kebutuhan berkas sesuai peraturan yang harus dibayar.
Kadang juga banyak oknum-oknum baik perangkat desa, camat dan lainnya yang meminta uang tips untuk diuruskan berkas persyaratannya dari uang rokok Rp. 50.000 sampai Rp. 100.000.
Belum lagi jika harus ada berkas persyaratan yang diurus di PPATS di Kecamatan atau PPAT yaitu pembuatan Akta baik Akta Jual Beli, Hibah dan Waris.
Banyak kasus di Kecamatan ketika masyarakat ingin membuat Akta di PPATS itu harus membayar mahal sampai berjuta-juta.
Jika menemukan kasus seperti itu maka mintalah bukti pembayaran (Kuitansi), pasti mereka tidak akan berani memberikan bukti pembayaran tersebut.
Itu artinya mereka mau menipu dan memeras masyarakat, karena aslinya itu sangat murah tidak sampai berjuta-juta.
Dan ingat selain membuat Akta di PPATS Kecamatan, yaitu membuat Akta di PPAT, maka anda akan datang ke kantor PPAT yang biasanya menemukan plang bertuliskan PPAT / Notaris, artinya PPAT itu merangkap sebagai Notaris.
Ketika sudah datang ke kantor cukup minta dibuatkan akta saja, tidak perlu dipasrahkan atau percayakan kepada Notaris untuk diurus membuat sertipikat tanah sampai jadi dengan biaya mahal dan lama jadinya hingga bertahun-tahun.
Sebab urusan sertipikat tanah itu yang dibutuhkan hanya dengan PPAT yaitu membuat Akta dan tidak membutuhkan notaris sama sekali.
PPAT dan Notaris itu berbeda, dan Notaris itu tidak ada urusan sama sekali dengan kebutuhan persyaratan pendaftaran sertipikat tanah.
Benarkah membuat Akta di PPAT itu mahal sampai berjuta-juta ?
Sangat tidak benar sama sekali, biaya pembuatan Akta bisa dari 500.000 sampai 2 juta bahkan lebih tergantung nilai transaksi tanah yang tercantum dalam akta.
Dan biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat akta di PPAT adalah 1% dari nilai transaksi tanah yang tercantum dalam akta.
Contoh :
Nilai transaksi jual beli tanah adalah Rp. 200 juta, maka biaya pembuatan Akta di PPAT adalah Rp. 2 juta.
Hitungan :
1 / 100 x 200.000.000 = 2 juta.
Semakin murah nilai transaksi tanah, maka semakin murah biaya pembuatan Akta, begitu juga sebaliknya semakin mahal nilai transaksi tanah maka semakin mahal biaya pembuatan Akta di PPAT.
Dan bukti pembayaran untuk pembuatan akta harus diminta, jika ternyata tidak sesuai peraturan yaitu 1% dari nilai transaksi yang tercantum dalam akta, maka bisa dilaporkan oknum PPAT yang berusaha menipu dan memeras masyarakat.
Dasar Hukum :
(Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2016)
Setelah Akta di PPAT selesai, ada biaya lain yang harus dikeluarkan yaitu pajak, yang bisa menghabiskan biaya berjuta-juta.
Saat Pajak sudah ditaksir oleh PPAT berapa yang harus dibayarkan, maka mintalah bukti pembayaran pajak yang harus dibayarkan (Brilling) dan bayarlah sendiri pajaknya ke bank atau kantor Pos.
Jika sudah mendatangi kantor PPAT dan menanyakan masalah biaya membuat Akta itu tidak sesuai peraturan dan bukti pajaknya tidak mau diberikan ke masyarakat untuk dibayarkan sendiri.
Atau juga jika anda ingin membuat Akta dan kemudian ditolak karena tidak mau sebatas membuat Akta saja.
Tapi pendaftaran sertipikat tanah semuanya harus diurus oleh Notaris dengan biaya mahal dan lama jadinya sampai bertahun-tahun, itu jelas melanggar hukum dan memaksa masyarakat.
Maka carilah PPAT lainnya di daerah anda yang masih murah dan jujur dalam memberikan pelayanan kepada anda sesuai dengan aturan biaya pembuatan Akta dan urusan Pajak kepada masyarakat.
Sebab masih banyak PPAT di daerah yang jujur dan terbuka dan melayani anda dengan baik apa adanya kepada masyarakat.
Setelah urusan Akta dan Pajak di PPAT selesai dan semua urusan berkas persyaratan lainnya juga sudah lengkap diurus.
Datanglah kembali ke kantor BPN untuk mendaftarkan sertipikat tanah.
Jika membuat sertipikat tanah dipasrahkan ke notaris, maka anda tidak memegang bukti tanda terima pendaftaran sertifikat dan SURAT PERINTAH SETOR dari BPN.
Jadi ketika sertipikat lama sekali jadinya, padahal sudah bayar mahal, maka anda hanya bisa pasrah menunggu ketidakjelasan atau ketidakpastian dari Notaris.
Berbeda jika anda mendaftarkan sertipikat tanah maju sendiri ke BPN, maka akan menerima tanda bukti pendaftaran dan tanda bukti SURAT PERINTAH SETOR yang tercantum biaya pembuatan sertipikat tanah yang ternyata sangat murah.
SURAT PERINTAH SETOR adalah bukti yang tidak akan pernah diberikan kepada masyarakat, dan akan disembunyikan atau dirahasiakan.
Sebab jika masyarakat tahu SURAT PERINTAH SETOR, maka akan terbongkar biaya asli yang sangat murah, sedangkan biaya pembuatan sertipikat tanah ketika masyarakat mempercayakan ke Notaris itu sangat mahal.
Kemudian setelah mendaftarkan sertipikat tanah di BPN dan pelayanan di BPN buruk dan lama diproses jadinya sertipikat tanah tidak sesuai standar pelayanan waktu dan biaya, maka bisa dilaporkan tentang buruknya pelayanan BPN ke Menteri Agraria dan ditembuskan ke Ombudsman Republik Indonesia.
Demikian sedikit uraian dari saya tentang langkah-langkah yang harus dilakukan saat akan mendaftarkan sertipikat tanah.
Yuuuuuk buat sertipikat tanah dan buktikan sendiri murahnya . . . !!!
Terimakasih dan salam

sumber : https://www.facebook.com/rifkias33
Read More

Kisah Lucu Persahabatan Pemuda Aswaja dan Wahabi


 Wkwkwkk ngakak liat postingan ini. Ada2 aja ide buat ngelawak.


Kemarin pas jadi petugas haji, kebetulan satu tim dan satu kamar tinggal dengan mahasiswa UIM(universitas islam madinah), yang pasti dia bermazhab wahabi. Tapi ya biasa aja. Seperti umumnya wahabi yang jadi temanku, koplak ya koplak, ramah ya ramah, canda ya canda, tapi tetap aja kami beda mazhab dan manhaj wkwkwkwk. Trus kenapa? Masak beda mazhab aja harus jadi ajang permusuhan, beda agama aja biasa aja.

Kami biasa aja becanda bawa2 mazhab, bahkan kami saling manggil "oi, wahabi" dia balas "ah aswaja ini". Kadang kalau ane baru pulang tugas dia masih tidur karena kecapekan kerja dan belum shalat banguninnya "bangun oi, jadi wahabi telat2 solatnya ya" dia juga pulang kerja, kalau ane belum salat jamaah krn bablas kecapekan tidur, dia bangunin "oi jomblo asyari bangun, jadi aswaja gak solat jamaah lagi sekarang ya". Tentu semua dengan nada happy dan becanda.

Kadang-kadang kalau ada kawan sekamar lain yang nanya tentang hukum kebetulan kami bedua ada disitu, kalau ane yang jawab ane candai "gak perlu dalil kan?", dia paling juga ngakak, kalau dia yamg jawab dia juga candain "ini baru sunnah bro, gak bid'ah", semuanya biasa ketawa aja, gak ada yang sensi. Atau pas mau baca hizb "bro guwa mau ngelakuin bid'ah hasanah dulu ya", paling dia balas becanda "ya allah kawan saya ini uda ahlul bid'ah jomblo lagi", paling tak jawab becanda juga "bid'ah hasanah bro", biasa lah becanda seperti itu, beda pendapat biasa aja, beda mazhab biasa aja, beda agama juga biasa aja.

Namanya aja teman, perbedaan itu harusnya dijadiin bahan candaan, bukan bahan bertengkar, jadi biasa aja kalau dia nganggap yg ane lakuin bid'ah, lah pemahaman istilah aja beda, ngapain ane harus sensi? apalagi dia ngomong itu di pengajian dg kelompok dia sendiri. Itukan urusan dia. Ane juga nganggap dia salah dalam banyak hal. Biasa aja lah. Masak kita baru mau bekawan kalau gak beda sama sekali atau yang satu pikiran aja. Jadi beda mazhab, bahkan beda agama sekalipun ya biasa aja, apalagi cuma beda pilihan capres. Entah kenapa kalau didumay ane perhatikan kayak perbedaan pendapat itu kayaknya harus musuhan. Apa efek abis baca buku tentang mempertahankan satu pemdapat atau malah artikel lalu langsung ngajak duel orang y? Tapi aku yakin ini cuma dimedsos, masak iya ketemu kawan lama yang beda manhaj lalu berantem dan saling ngomongin dibelakang kok aneh Hahahah. Kita share berita politik aja, ad yang nanggapin dengan spaneng tinggi dan kekesalan, tapi mungkin karena belum kenal kali ya.

Itu cerita dengan teman wahabi, lain kali kita ceritakan sama yang syiah, banyak la candaan sama mereka bro. Atau malah cerita ama yang nonmuslim sekalian, contohnya "bro kawanin gua ke wc, serem wak" kata kawan guwa yang Kristen ngebangunin, "ngantuk kali awak cek, kau pun kalung salib gede gitu masih takut sama hantu" jawabku, "beda la wak, hantu disini bukan drakula jadi gak mempan salib, hantu disini kuntilanak ma pocong cm mempan sama ayat kursi, gw gak hafal" jawabnya, byk lah candaan model lain. Dimana perbedaan keyakinan diantara kami malah kami jadikan bahan candaan, bukan jadi masalah sensitif. Masak iya sama kawan becandanya nanggung, itu bukan teman, tapi politisi hahhaa

"gak perlu jadi abu-abu atau menutupi diri untuk menjadi kawan, masak iya kita baru jadi kawan kalau semua pendapat sama, walaupun dengan cara menutupi pendapat sendiri yang kita anggap benar"

#repost  

Read More

Alarm Dunia FOREX! Kerugian Massal Dengan Modus Margin Call

 Tadi malam, dunia forex dan robot trading dibuat heboh oleh sebuah broker (sebut saja namanya SC) yang secara tiba-tiba memaksa para "investornya" terkena margin call massal. 

Apa itu margin call? 

Margin call adalah suatu kondisi, di mana deposit yang ada sudah tidak cukup lagi menutupi kerugian akibat salah posisi trading. Lalu, semua deposit itu akan diambil paksa untuk menutup kerugian trading. 

Salah posisi gimana maksudnya? 

Jadi begini... Dalam trading forex itu kita bisa ambil 2 posisi. BUY atau SELL. 

Kita ambil "posisi buy", jika dari hasil analisa kita harga mata uang (forex) yang kita beli akan naik. Jika benar, maka kita akan untung. 

Hal yang sama berlaku, jika kita memprediksi harga mata uang akan turun dan kita ambil "posisi sell"

Bagaimana jika sebaliknya, kita ambil posisi buy, tapi mata uang yang kita beli malah turun? 

Otomatis posisi kita merugi. Inilah yang disebut "salah posisi".



Sampai di sini paham ya?

Nah, apa yang terjadi semalam adalah robot trading dengan sengaja, terarah dan terstruktur membuat sebagian besar (atau malah semua) salah posisi. 

Robot melakukan "posisi sell", lalu secara tiba-tiba harga mata uang atau komoditi dibuat naik ke harga yang tidak wajar (tidak sesuai dengan harga yang sebenarnya). 

Akibatnya apa? Ya semua yang salah posisi terkena margin call tadi dan semua depositnya lenyap tak bersisa. 

WARNING! RED ALERT! 

Kasus SC ini hanyalah permulaan. Modus yang sama akan terjadi di robot trading-robot trading yang lain. SC telah memulai dengan menjatuhkan kartu domino yang pertama yang tentu saja akan diikuti oleh kartu domino lainnya. 

Apa tanda robot trading mulai collapse? 

  • Pertama, tentu saja server belakangan ini dibilang sedang maintenance. 
  • Kedua, withdrawal dibatasi. Dari yang awalnya bisa tiap hari, menjadi seminggu sekali atau bahkan sebulan sekali
  • Ketiga, deposit Anda di-hold, tidak bisa ditarik sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan. 




Nah, apa yang harus dilakukan sebelum Anda menjadi korban berikutnya?  TARIK SEGERA DANA ANDA DI BROKER ROBOT FOREX SELAGI MASIH BISA! 

Jangan tunda-tunda lagi. Lakukan sekarang juga!  Ingat, hari ini hari Jumat. Pasar forex tidak beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu. 

Dan itu yang akan dijadikan alasan oleh broker agar Anda tidak bisa menarik dana Anda. Semoga dana Anda masih bisa diselamatkan dan kejadian ini menjadi pelajaran. Salam...


"Robot itu bekerja tepat dan akurat. Masalahnya, robot itu patuh pada programmer penyusun algoritma, bukan pada investor."

#Think

Read More

Viral Curhatan Penjual Frozen Food Terancam Denda Rp4 M dan Penjara

Usaha frozen food memang sangat menjanjikan dan mudah dilakukan. Namun kita perlu tahu bahwasanya usaha ini membutuhkan izin. Sehingga bila terjadi razia atau penertiban bisa saja usahanya terkena sanksi bahkan hukuman yang berat. Namun bagaimana lagi di masa depan kami ini semuanya semakin sulit bahkan usaha pun semakin sulit. Seperti curhatan seorang penjual makanan beku atau frozen food yang viral di sosmed baru-baru ini. Mereka dikenai sanksi sebesar 4 miliar karena produk yang dijualnya belum memiliki izin dari badan pengawas obat obatan atau BPOM. 

Peristiwa itu dibagikan oleh seorang pengguna Twitter bernama @a****. Lewat cuitannya, ia membagikan cerita seorang temannya yang menjalankan bisnis makanan beku. Ia membuat thread berisi kronologi kejadian yang menimpa temannya.

"Di share sama temen gw karena gw jualan, buat temen2 UMKM yang jualan frozen food ada yang ngalamin gini juga?" tulisnya.

Dalam thread tersebut, ia mengunggah deretan tangkapan layar berisi tulisan Instagram Story temannya. Kasus itu menimpa temannya sekitar minggu lalu. Teman @a**** bercerita, restorannya disambangi oleh polisi karena menjual suatu produk frozen food.

"Resto dapat undangan klarifikasi dari polisi untuk produk frozen food yang dijual di Grabfood. Padahal frozen food bukan kita jual ke supermarket, cuma jual karena kemarin PPKM dan memang kan resto biasa jual versi bekunya untuk customer masak sendiri di rumah," tulisnya dalam unggahan itu.

Meski hanya menjualnya di restoran pribadi, tindakan mereka tetap menjadi masalah. Kegiatan jual beli makanan beku tetap harus memiliki izin edar, Bunda.

"Tetap harus ada izin edar PIRT atau BPOP walaupun kita sudah berbadan PT dan barang resto sendiri. Intinya semua yang punya masa simpan lebih dari 1 minggu harus diurus perizinannya," tuturnya.

Hal itu membuat teman si pemilik akun terkena tindak pidana berupa ancaman penjara atau denda Rp4 miliar hanya karena menjual makanan beku.

Mereka pun menuruti panggilan polisi dan mendatangi kantor aparat setempat. Sesampainya di sana, ternyata teman @a*** juga menemukan beberapa orang yang 'keciduk' akibat kasus serupa.

Penjual frozen food itu bercerita, ada beberapa orang yang dibawa ke kantor polisi karena menjual makanan beku berupa bubuk cabai rumahan hingga mie ayam instan. Bahkan, ada juga anak-anak yang terseret kasus tersebut karena menjual kopi bubuk.
"Dia dijemput dari rumah terus dimasukkan ke mobil polisi karena jual kopi bubuk yang dimerekkin, macam kriminal kelas berat. Padahal salah dia cuma ketidaktahuan harus urus izin karena baru banget mulai jualan," bebernya.

Di kantor polisi, penjual makanan beku itu dimintai keterangan oleh aparat yang bertugas. Polisi mengetik laporan sambil menanyai detail tentang bisnis frozen food yang dijalankan.

Ia ditanya mengenai bahan baku frozen food, bagaimana cara memasaknya, ke mana produk itu dijual, berapa omzet yang didapat, hingga berapa jumlah karyawan yang dimiliki. Mereka juga diberi tahu mengenai pelanggaran UUD mana saja yang dilanggar, beserta dengan sanksinya.

"Intinya mau dijawab apapun, kita di pihak yang salah. Mereka paham atas ketidaktahuan kita soal izin tentang frozen food ini, tapi hukum tetap harus ditegakkan. Ya kita tahu lah bagaimana ke depannya," kata penjual frozen food itu.

"Dan terjadilah diskusi yang berlangsung bolak balik dari jam 1 sampai jam 8 malam. Mereka main pingpong sore-sore dan kita disuruh nunggu di depan saja," sambungnya.

Penjual frozen food itu menghabiskan waktu seharian penuh untuk mengurus bisnisnya. Setelah sekian lama menunggu di kantor polisi, penjual frozen food itu akhirnya dilepaskan.
"Kita dilepas dengan aspirasi semampu kita. Tadinya mau panggil untuk klarifikasi pegawai lain, setelah itu customer yang beli produk kita. Karena memang kita enggak mampu, mereka juga sudah malam, jadilah kita dilepas," ceritanya.

Penjual frozen food itu akhirnya mendapat pelajaran mengenai izin penjualan frozen food lewat PIRT/BPOM. Meski begitu, ia menyayangkan kurangnya edukasi mengenai perizinan tersebut.

Pasalnya, saat ini masih banyak penjual frozen food yang belum paham mengenai pentingnya izin edar dari suatu produk rumahan.

"Kalau belum mau urus izin, jangan pakai merek dulu ya. Memang sih cari duit lagi susah, tapi dengan ada ini kita anggap saja proses yang harus dijalani dan semoga bisnis kita dilimpahkan rezeki yang lebih," ujarnya.

Unggahan tersebut viral di Twitter hingga di-retweet lebih dari 5000 kali. Ternyata, banyak juga warganet yang mengalami hal serupa, Bunda.

"Baru banget dua hari lalu papaku kena, sama polisinya dibilang, 'Ini bapak lagi apesnya aja. Yuk pak ke kantor, kita ARISAN dulu. Belum pernah arisan kan? Biar pernah,' sambil senyum-senyum. Ending-nya? Disuruh bayar 4,5 juta ke oknum polisi di kantor tsb. Sedih banget," kata akun @AnaFi****

"Sebenernya bener sih, semua yang dijual kudu ada izinnya. Tapi masalah polisi sidak ke umkm gini lagi marak sejak pandemi. Dekat rumahku dari dulu pabrik kerupuk bertahun-tahun gak pernah kena sidak, tapi awal tahun ini polisi pada ngesidak sampe nutup," sambung akun @yn****


"Oke memang perizinan perlu tapi mbok jangan ujug-ujug langsung diproses hukum, kasih penyuluhan dulu sosialisasi ke yang jualan," timpal @ach****ta








Read More

Apakah Sebaiknya Apel disimpan dalam Kulkas atau suhu ruangan

 Menyimpan apel di meja makan Anda mungkin terlihat indah secara visual dan mengingatkan Anda akan banyak manfaat kesehatan yang dapat ditawarkan apel. Namun justru upaya itu membuat apel lebih cepat membusuk.

 


Alih-alih meninggalkannya di atas meja dan membusuk, simpan di lemari es atau freezer. Dilansir dari Daily Meal, dengan menyimpan apel di lemari es, Anda bisa menjaganya tetap segar dan bertahan selama satu hingga dua bulan.

 

Hal ini tentunya sangat penting agar Anda tidak mengurangi sisa makanan. Apel harus disimpan sedingin mungkin. Tapi jangan dibekukan. Menurut Food & Wine, Idealnya Anda harus menyimpannya pada suhu yang berkisar antara 31 hingga 35 derajat Fahrenheit karena apel mulai membeku sekitar 29 derajat.


Tempat yang tepat untuk menyimpan apel di lemari es adalah di laci lemari es Anda. Namun, perlu diingat bahwa Anda tidak boleh menyimpan apel Anda dengan produk lain.

 

Apel dapat mengeluarkan gas etilen, yang dapat merusak buah dan sayuran lainnya. Jika Anda tidak berencana untuk memakan semua apel dalam waktu dekat, ada baiknya untuk mempertimbangkan jenis apel yang Anda beli.

 

"Semakin kecil apel, dan semakin tebal kulitnya, umumnya semakin lama umur simpannya," kata Norm Schultz, manajer pertanian di Linvalla Orchards di Media, Pennsylvania, kepada Food & Wine.

 

“Selain itu, karena alasan tertentu, apel yang memiliki rasa sedikit asam dapat disimpan lebih lama daripada apel yang lebih manis. Misalnya, apel granny smith akan bertahan lebih lama daripada apel golden delicious,” tambahnya.

Read More