Persiapan Cara Sukses Dunia Kerja? Lakukan hal ini saat Kuliah!

Pada kenyataannya pendidikan saat ini dijadikan sebagai alat agar kita mampu bertahan hidup, mampu bersaing dengan individu lain, dan mampu menghadapi tantangan global. Tidak bisa dipungkiri bahwa semakin tinggi pendidikan maka akses menuju kesejahteraan hidup akan meningkat. Tetapi, kita tidak bisa mengelak bahwa ternyata ada pula orang-orang berpendidikan tinggi tetapi tidak secermelang yang diharapkan kehidupan paska kampusnya. Setelah lulus tentu saja para freshgraduate ini akan sibuk mencari lowongan kerja, sebagian para pencari kerja ini memperoleh pekerjaan yang diinginkan hanya dalam 1-2 bulan setelah lulus, adapun yang memperoleh kerja 6 bulan-1 tahun, adapun menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan kerja. Setelah memasuki dunia kerjapun ternyata nasib karier seseorang berbeda. Ada yang cepat naik jabatan, ada pula yang mandeg. Lalu apa saja hal-hal yang menjadikan freshgraduete berbeda setelah lulus? Hal ini tidak lepas dari apa yang diperoleh saat kuliah.


Masa kuliah adalah masa pembentukan pola paten perilaku, kebiasaan, dan cara berfikir yang akan dibawa sampai hari tua. Hal ini disebabkan usia individu paska kuliah sudah memasuki fase dewasa yang mana pada fase ini pola manusia secara karakteristik sudah terbentuk dan tidak plastis sebagaimana anak-anak. Masa kuliah adalah masa yang penuh pilihan, baik pilihan yang akan memberikan peluang maupun hambatan di masa berikutnya. Kehidupan ini adalah seleksi alam, kepunahan dinausaurus adalah akibat ketidakmampuan beradaptasi hewan tersebut dengan lingkungan. Untuk itu, masa kuliah harus dikelola dengan baik agar saat memasuki dunia kerja kita dapat beradaptasi dengan baik serta mampu bertahan ditengah persaingan.

Berorganisasi tidak asal organisasi

Dunia kerja adalah dunia yang mengaplikasikan sistem struktur mekanis. Apa itu struktur mekanis ? Struktur mekanis adalah sebuah tipe struktur pada lembaga yangmana individu dalam lembaga tersebut memiliki jabatan, fungsi dan tugas-tugas yang jelas, serta sistem kerja seperti gear, matinya satu roda gear akan mematikan seluruh kinerja. Nah, hal inilah yang tidak dibelajarkan dikelas, saat teman kita nilai ujian E/ performanya buruk di kelas tidak akan berpengaruh pada sistem kelas. Berbeda dengan sistem pada organisasi, satu departemen tidak menjalankan tugasnya dengan baik akan mempengaruhi departemen yang lain dan mempengaruhi keberlangsungan organisasi, dalam dunia organisasi kita diajarkan dalam situasi tuntutan kerjasama yang tinggi, kerja cepat dan tepat. Sehingga, teman-teman yang berorganisasi saat kuliah sudah memiliki bekal untuk beradaptasi dalam situasi seperti ini.

Selanjutnya dunia kerja memiliki persaingan yang keras hanya orang-orang kreatif, inovatif dan inisitatif. Hal ini disebabkan oleh perusahaan atau institusi selalu berorientasi pada pencapaian tujuan, sehingga perusahaan akan terus melakukan modifikasi produk, tentu saja hal ini menuntut individu dalam organisasi yang penuh kreatif, inovatif dan inisitatif.Teman-teman yang saat kuliah berkecimpung dalam organisasi tidak akan kaget dan biasanya memiliki banyak gagasan, hal ini karena mereka sudah terlatih. Berorganisasi saat kuliah tentu saja tidak asal organisasi, maksudnya adalah berorganisasi memiliki tujuan untuk belajar banyak hal, memiliki banyak jaringan yang selanjutnya akan dijelaskan pada poin ke dua

Jaringan sesuai rencana karier

Jaringan sebagai agen penting untuk promosi diri terutama jaringan sesuai rencana karier. Jaringan dapat diperoleh melalui berbagai cara diantaranya berorganisasi, gabung komunitas, terhubung di sosial media, mengikuti berbagai forum diskusi. Jaringan pada dasarnya adalah komponen penunjang yang tidak bisa dihiraukan, saat terhubung dengan jaringan ada baiknya kita tidak membuang waktu. Manfaatkan momen dengan jaringan sebagai ajang promosi diri, berikan kesan terbaik, ramahlah, dan jadi pribadi yang menyenangkan serta tunjukan bahwa anda orang yang berkualitas

Pengalaman extra ordinary

IPK tinggi adalah hal yang memang tidak bisa disepelekan tetapi ini terlalu biasa, begitu juga dengan berorganisasi, banyak sekali teman-teman di sekitar kita yang menekuni berbagai organisasi. Sehingga, untuk menjadi lebih unggul dibandingkan yang lain lakukan pengalaman yang extra ordinary yang tidak banyak teman-teman kampus lakukan semisal nilai TOEFL tinggi dan mengikuti program exchange, short course, memiliki talenta dalam disain, menjuarai lomba, mengikuti konferensi, menerbitkan buku/tulisan. Pengalaman extra ordinary inilah yang akan membekali softskill yang tidak diajarkan di dalam kelas

Makan-makanan sehat dan perhatikan kesehatan

Inilah yang paling banyak mahasiswa sepelekan . Padahal, kesehatan adalah investasi jangka panjang. Salah satu penyebab kegagalan freshgraduete dalam rangkaian proses seleksi kerja adalah pada Medical Test atau tes kesehatan. Pada tahapan tes ini calon karyawan melakukan pemeriksaan kadar kolesterol, gula darah, tes darah, dllserta diprediksikan potensi serta resiko kesehatan yang mana hasil tes yang dilakukan dokter ini akan menjadi rujukan bagi perusahaan untuk menerima atau menolak calon karyawan tersebut. Sakit tidak terjadi begitu saja, melainkan ada proses dimana individu mengabaikan salah satu aspek kesehatan dan tidak memperhatikan faktor-faktor resiko sakit.

Penulis : Ditta Nisa Rofa (Student of Gadjah Mada University)


EmoticonEmoticon