Nyeri Hebat dan Susah Jalan Pasca Operasi Usus Bantu

Malam Dokter, saya Rachma. Seminggu yang lalu saya baru saja menjalankan operasi usus buntu. Dan saya sedang hamil juga 4 bulan dok. Dan sampai saat ini saya agak sulit untuk berjalan seandainya saya paksakan berjalan ujung-ujungnya saya sesak nafas.

Kenapa ya dok sampai hari ini saya masih merasakan nyeri yang sangat hebat hingga saya kadang-kadang demam. kira-kira untuk meredakan sakit bekas luka operasi saya harus apa ya dok karena saya sendiri gaa kuat dok. Terimakasih s.blmnyaa dok.

Jawaban Dokter Mengenai Nyeri Pasca Operasi Usus Bantu



Halo Ibu! Terima kasih telah bertanya .

Nyeri akibat bekas luka operasi dapat terasa sangat hebat dan mengganggu. Dokter biasanya meresepkan beberapa obat untuk mengatasi nyeri tersebut. Jika nyeri tidak berkurang atau hanya sedikit berkurang dengan obat tersebut, sebaiknya Ibu datang ke IGD rumah sakit terdekat. Nyeri, terutama yang tidak tertahankan, merupakan salah satu kegawatdaruratan, sehingga Ibu boleh segera ke IGD untuk mendapatkan penanganan segera.

Perlu diingat untuk menginformasikan pada dokter bahwa Ibu dalam keadaan hamil agar obat-obat yang dipilih adalah obat yang aman untuk janin. Nyeri tak tertahankan yang tidak ditangani juga dapat berakibat buruk pada janin karena nyeri membuat Ibu menjadi stress. Nyeri yang Ibu alami juga mungkin merupakan pertanda terjadinya komplikasi pada usus buntu (appendisitis) yang Ibu alami.

Untuk itu, Ibu sebaiknya segera diperiksa oleh dokter. Di rumah, Ibu bisa perbanyak istirahat. Jagalah bekas luka tetap bersih dan kering. Jangan mengoleskan apapun pada bekas luka atau mengonsumsi obat/jamu apapun jika tidak disarankan oleh dokter. Ibu juga boleh mengonsumsi paracetamol untuk mengurangi demam dan nyeri. Pastikan Ibu mengonsumsi air putih dengan cukup.



Bagaimana bila gejala muncul kembali Pasca Operasi Usus Bantu?


Beberapa hal yang memungkinkan nyeri di perut kanan bawah muncul kembali adalah :

1.Dalam proses operasi, usus yang diangkat/dibuang tidak sampai pangkal.

2.Adanya asbes atau nanah di tempat operasi dilakukan.

3.Kondisi usus di sekitar usus buntu rapuh, meradang dan melengket akibat proses infeksi sebelumnya.

Bila rasa nyeri yang diakibatkan oleh hal-hal tersebut di atas, maka harus dilakukan tindak operasi kembali.

Selain sebab-sebab di atas, kita pun pun harus mewaspadai efek samping pasca operasi.

Berikut beberapa efek samping Pasca Operasi Usus Bantu :


1. Psikosomatis

Yaitu munculnya keluhan-keluhan fisik akibat gangguan psikologis

2. Radang selaput perut (Peritonitis)

Merupakan salah satu infeksi yang terjadi dalam rongga perut, akibat usus buntu yang pecah serta mengalami kebocoran di dalam perut. Kondisi ini sering dialami anak-anak dan wanita hamil.

3. Luka infeksi

Usus buntu yang pecah sangat memungkinkan terjadinya luka infeksi. Gejala yang muncul yakni pendarahan, demam, bau busuk pada sayatan, bengkak dan kemerahan.











4. Infeksi pada saluran kemih

Bisa saja terjadi infeksi pada saluran kemih, yang ditandai dengan demam.

5. Rasa terbakar saat buang air kecil

Gejala yang muncul seperti rasa terbakar ketika sedang buang air kecil dan demam.

6. Sembelit

Pasca operasi kondisi usus mengalami trauma, sehingga sering timbul sembelit dan kesulitan buang angin.

7. Rasa nyeri

Rasa nyeri adalah hal yang wajar terjadi akibat luka sayatan yang timbul baik di usus maupun di perut. Dan setiap orang memiliki daya tahan tubuh berbeda-beda.

8.Rasa lelah

Rasa lelah yang timbul juga merupakan hal yang normal pasca operasi pengangkatan usus buntu. Rasa lelah ini juga bisa merupakan dampak dari pemberian obat pereda rasa nyeri.

Namun, bila operasi pengangkatan usus buntu telah dilakukan sesuai prosedur, maka efek samping dari operasi dapat diminimalisir.

Tips untuk mengurangi efek samping Pasca Operasi Usus Bantu


1. Lakukan pengobatan secara tuntas

2. Menjaga kesehatan fisik dan mental

3. Istirahat yang cukup dan berkualitas


Sekian informasi dari saya. Semoga membantu.


EmoticonEmoticon