Bahaya Mengkonsumsi Buah Yang Tidak Segar

Sayur dan buah memiliki nutrisi penting untuk tubuh. Jumlah vitamin dan air di dalamnya membantu mengurangi risiko berbagai penyakit manusia seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Oleh karena itu, konsumsi buah dan sayuran memiliki dampak positif terhadap kesehatan selama proses dan penyimpanannya tepat. Namun, jika tidak ditangani dengan benar setelah dibeli, sayuran dan buah adalah sumber penyakit.



Misalnya, jika tidak disimpan dengan benar, maka sayuran dapat terkontaminasi dengan bakteri jahat seperti salmonella dan listeria yang memiliki efek buruk pada tubuh. Ketika sayuran dan buah-buahan tidak bersih atau tidak disimpan dengan baik, bentuk, tekstur, dan rasa tidak segar.

Karena itu, ada beberapa cara yang harus diperhatikan sebelum buah dan sayuran dikonsumsi. Semuanya agar nutrisi dan kesegaran dipertahankan sebelum mencapai perut.

Cara membersihkannya

Sebagian besar produk sayuran dan buah sudah jauh sebelum dikonsumsi. Mulai dari proses panen hingga mencapai pasar atau supermarket, sayuran dan buah dapat terpapar dan terkontaminasi dengan bakteri jahat.

Ini berlaku baik untuk sayuran organik yang bebas pestisida, maupun yang non-organik.

Untuk menghindari kontaminasi, selalu bersihkan sayuran dan buah dengan air sebelum makan.

Nah, jika buah dan sayuran yang dibeli tidak langsung dimakan, Anda harus mempertimbangkan cara membersihkan dan menyimpannya. Dikutip dari Reader’s Digest, buah-buahan dan sayuran memiliki metode penyimpanan yang berbeda setelah dibersihkan.

Penyimpanan di kulkas

Salah satu cara untuk menjaga sayuran dan buah bersih adalah dengan meletakkannya di kulkas atau kulkas. Sehingga hasil penyimpanan maksimal juga memperhatikan pengaturan suhu dan kelembapan untuk menyimpan dua komoditas ini.

Sayuran dan buah paling baik disimpan dalam bentuk crisper - tempat khusus yang terletak di bagian bawah lemari es. Kondisi di tempat-tempat khusus ini biasanya memiliki kontrol kelembaban sendiri.

Namun, penyimpanan di lemari es juga memiliki aturan. Misalnya, stroberi.

Dilansir dari intisari.grid.id, Minggu (8/7/18), stroberi harus ditempatkan dalam wadah datar dan ditutup dengan tisu baru yang disimpan di lemari es agar lebih tahan lama. Saat makan, stroberi baru dicuci.

Berbeda dari alpukat. Sebagian besar buah-buahan ini di pasar atau supermarket disediakan mentah. Oleh karena itu, ada baiknya menyimpannya di ruangan dengan suhu ruangan untuk membuatnya matang.

Setelah matang, alpukat dapat ditempatkan di dalam kulkas sehingga tingkat kematangannya terjaga dan tidak cepat busuk.

Simpan sayuran dan buah segar

Nah, ternyata penting untuk segera memasukkan sayur dan buah di kulkas setelah membeli. Alasannya adalah bahwa kesegaran dipertahankan.

Sayangnya, setelah proses panen tiba di pasar atau supermarket, kandungan gizi sayuran dan buah-buahan sebenarnya telah menurun. Kemudian, nutrisi dapat dikurangi setiap hari karena perubahan suhu udara.

Oleh karena itu, memasukkannya ke dalam kulkas setelah dibeli dapat menjadi upaya untuk menjaga nutrisi dari buah dan sayuran. Akan lebih baik, jika kulkas memiliki suhu yang stabil.


EmoticonEmoticon