Keluhan Badan Lemas, Sariawan, Tenggorokan Sakit dan Pusing, Sakit Apaya?

Berikut pertanyaan pasien wanita kepada dokter : Dok saya mau tanya, sudah hampir 3 hari badan saya lemas, sariawan di mulut semakin banyak, tenggorokan pun sakit,badan suka linu, suka pusing dibagian kiri, malem kadang panas dingin, Kira-kira ini gejala sakit apa ya dok? Dan bahaya atau tidak

Jawaban Dokter: 

Sariawan yang dalam istilah medis disebut stomatitis aftosa (apthous stomatitis) atau canker sore adalah luka di dalam mulut yang dapat menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman.  Sariawan dapat terjadi di bagian dalam pipi atau bibir, serta di permukaan gusi dan lidah. Sariawan yang tumbuh dapat berjumlah satu atau lebih.Sariawan menyebabkan mulut menjadi sakit dan tidak nyaman, terutama pada saat penderitanya makan, minum, atau menggosok gigi,  tenggorokan sering merasa sakit, badan lemas karena asupan makanan atau minuman kurang,dan bila sariawan yang parah bisa menimbulan demam dan sakit kepala.

Adapun kemungkinan penyakit yang terjadi dengan gejala yang Anda alami adalah:



  1. Cedera atau kerusakan pada lapisan mulut, seperti bibir tergigit, penggunaan kawat gigi, dan makan makanan yang terlalu keras

  2. Kondisi psikologis, misalnya gelisah atau stress

  3. Infeksi virus, seperti penyakit kaki , tangan, dan mulut

  4. Sistem imunitas yang lemah, seperti HIV/AIDS, penyakit LUPUS

  5. Diabetes

Yang bisa Anda lakukan adalah:



  • Menggunakan sedotan saat minum guna mengurangi rasa sakit.

  • Menggunakan pasta gigi yang tidak mengandung bahan-bahan yang memicu iritasi, seperti sodium laurel sulfat, serta memakai sikat gigi yang lembut untuk menggosok gigi.

  • Menghindari semua pemicu yang dapat memperparah luka sariawan.

  • Mengonsumsi makanan yang lembut dan menghindari makanan yang keras, pedas, asam, asin atau minuman panas hingga luka sariawan sembuh.

  • Minum obat pereda rasa nyeri seperti paracetamol

Bila keluhan tidak berkurang dengan usaha yang sudah Anda lakukan, bahkan sariawan makin banyak, tenggorokan semakin sakit, sulit menelan, hingga tidak bisa masuk makanan dan minuman, dan sampai mengeluh sesak, segera periksakan ke dokter terdekat agar dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebihn lanjut.

Sariawan dapat dicegah dengan langkah-langkah mudah. Di antaranya:



  • Menjaga kebersihan mulut (misalnya, rajin sikat gigi dan berkumur).

  • Merawat dan memeriksakan kondisi mulut serta gigi secara teratur ke dokter gigi.

  • Mengatasi masalah kesehatan kronis (misalnya HIV atau diabetes) yang dapat mengganggu kesiembangan bakteri sehingga menimbulkan sariawan.

  • Membatasi penggunaan obat kumur atau parfum mulut agar tidak merusak keseimbangan jumlah bakteri normal dalam mulut.

  • Membatasi konsumsi makanan dengan kadar gula yang tinggi dan makanan yang mengandung ragi.

  • Merawat serta menjaga kebersihan gigi palsu yang digunakan dengan melepaskan gigi palsu setiap malam, membersihkannya, serta meredamnya di dalam campuran air dengan tablet pembersih gigi palsu. .

  • Berhenti merokok.

  • Membersihkan sela-sela gigi dengan dental floss atau benang gigi secara teratur.

Terimakasih, semoga bermanfaat

sumber : http://www.alodokter.com/komunitas/topic/apa-obat-nya-dok-33
Read More

Mata Minus Terasa Zoom In dan Zoom Out

Halo dok. Nama saya Ismi. Saya mau tanya. Mata saya minus, saat saya lepas kacamata. Pada saya melihat ke cahaya, penglihatan saya seperti zoom in zoom out gitu. Kenapa ya dok? Terima kasih

Jawaban Dokter

Mata minus atau biasa disebut sebagai miopia adalah suatu keadaan yang cukup sering terjadi. mata minus dapat disebabkan karena berbagai mekanisme penyebab salah satunya ialah bola mata yang memanjang sehingga bayangan jatuh di depan retina. mata minus dapat menyebabkan gejala seperti penglihatan kabur ketika melihat jauh, sakit kepala, mata mudah lelah.

jika anda melepas kacamata dan pandangan menjadi tidak fokus, atau berbayang maka hal tersebut merupakan suatu hal yang normal terjadi pada mata minus. ketika melepas kacamata, maka mata akan memerlukan waktu untuk membiasakan sehingga biasanya memang pandangan menjadi kurang jelas atau kabur untuk sesaaat.
tetapi selain itu keadaan yang anda alami dapat juga disebabkan karena penyebab lainnya seperti:

  • ukuran mata minus bertambah

  • silinder

  • iritasi mata

oleh karena itu, jika keadaan yang anda alami terus menerus anda rasakan maka sebaiknya anda sebaiknya anda memeriksakan diri secara langsung ke dokter spesialis mata sehingga dokter dapat memeriksa keadaan anda lebih lanjut.

konsumsi cukup sayur dan buah. minum cukup air putih. jika mencopot kacamata sebaiknya jangan langsung melihat cahaya matahari.

Mengenal Lebih Jauh Tentang Mata Minus


Sinar yang direfleksikan dari sebuah objek masuk ke mata melalui kornea, kemudian difokuskan oleh lensa mata ke retina. Pada mata normal, lensa mata dan kornea membiaskan cahaya yang masuk sehingga bayangan objek difokuskan tepat di retina. Sedangkan pada mata minus, cahaya yang masuk tidak fokus di retina, namun jauh di depannya. Hal ini dapat disebabkan oleh karena kornea terlalu cembung atau panjang bola mata yang terlalu besar. Sehingga jika Anda memiliki mata minus, pada saat melihat objek dari jarak jauh, objek akan terlihat tidak fokus.

Besarnya keparahan mata minus ditandai dengan ukuran dioptri (D). Berdasarkan tingkat keparahannya, mata minus terbagi tiga, yaitu miopia rendah (minus 0.5D hingga minus 3D), sedang (minus 3D hingga 6D), dan berat (di atas 6D).

Gejala Mata Minus


Perhatikan beberapa gejala mata minus di bawah ini. Jika Anda mengalami beberapa gejala ini, mungkin Anda perlu memeriksakan mata ke dokter.

  • Kesulitan saat melihat sesuatu dari jarak jauh namun jelas saat melihat jarak dekat

  • Memicingkan mata saat melihat sesuatu

  • Kesulitan melihat saat mengendarai kendaraan

  • Perlu duduk dekat dengan papan tulis (miopia pada anak) untuk melihat jelas

  • Ketika menonton televisi harus dekat agar dapat terlihat jelas

  • Mata terasa tegang

  • Mata terasa lelah

  • Sakit kepala

  • Sering mengucek mata

  • Mata sering berkedip

Kapan Harus Mulai Memeriksakan Mata?


Semakin bertambahnya usia, ketajaman mata Anda akan semakin berkurang. Jika Anda mengalami beberapa gejala di atas, atau memiliki kemungkinan mengalami kerusakan mata, sebaiknya periksakan mata Anda.

Bila tidak ada keluhan penglihatan, orang dewasa tetap dianjurkan untuk pemeriksaan rutin mata mulai usia 40 tahun. Di usia 40 hingga 54 tahun, pemeriksaan mata bisa dilakukan tiap dua hingga empat tahun. Pada usia 55 – 64 tahun, tiap satu hingga tiga tahun. Dan pada usia 65 tahun ke atas, pemeriksaan bisa dilakukan setiap satu atau dua tahun.

Pada anak-anak, ada baiknya mulai menjalani pemeriksaan mata saat sebelum sekolah. Pada saat mulai memasuki masa sekolah, lakukan rutin tiap satu atau dua tahun.

Terapi Mata Minus


Jika ternyata mata Anda sudah telanjur mengalami gangguan mata minus, maka Anda bisa melakukan beberapa terapi seperti menggunakan kacamata atau lensa kontak. Kacamata adalah salah satu cara termudah dan teraman untuk mengoreksi mata minus. Namun, pada kacamata untuk minus yang berat, pandangan pada bagian tepi bisa terjadi distorsi penglihatan. Lensa kontak tidak memiliki kekurangan tersebut, namun pemeliharaanya relatif lebih rumit dibandingkan kacamata.

Bagi Anda yang menginginkan koreksi mata secara permanen, Anda dapat memilih jalur operasi. Beberapa pilihan operasi yang bisa Anda lakukan seperti operasi LASIK, operasi LASEK, dan photorefractive keratectomy (PRK). Selain itu, bagi penderita mata minus sedang hingga berat, implan lensa intraokuler (IOL) dapat menjadi pilihan.

Selayaknya operasi, terapi mata minus melalui operasi juga memiliki efek samping atau komplikasi yang mungkin terjadi. Antara lain, mata menjadi kering, infeksi, dan timbul jaringan parut pada kornea.

Komplikasi Mata Minus


Kerusakan pada mata dapat mengganggu aktifitas sehari-hari dan membuat kualitas hidup berkurang. Jika Anda memaksakan berkendara dalam kondisi mata minus tanpa menggunakan kacamata, tentu akan membahayakan keselamatan Anda.

Memaksakan melihat dengan kondisi mata minus juga bisa membuat mata Anda menjadi tegang karena dipaksakan untuk melihat atau memfokuskan objek. Kondisi ini juga dapat menimbulkan sakit kepala.

Mata minus yang berat akan meningkatkan risiko penyakit mata yang serius, antara lain terlepasnya retina (ablasio retina). Glaukoma dan katarak juga dapat terjadi.

Cara Menjaga Kesehatan Mata


Mata minus tidak dapat dicegah, namun dapat diperlambat perkembangannya. Jagalah kesehatan mata Anda dengan melakukan hal-hal berikut:

  • Makan makanan yang sehat. Sudah menjadi rahasia umum bahwa mengonsumsi makanan yang sehat dapat menjaga organ tubuh menjadi sehat, termasuk mata. Mulailah perbanyak konsumsi buah dan sayuran. Selain wortel, ternyata kuning telur dan susu juga mengandung banyak vitamin A yang berguna bagi kesehatan mata. Ikan yang kaya omega 3, seperti tuna, salmon, dan makarel, juga baik untuk kesehatan mat

  • Hindari rokok. Merokok memang tidak baik untuk kesehatan dan juga bisa memengaruhi kesehatan mata.

  • Gunakan kacamata hitam dengan UV protector. Jangan sepelekan sinar matahari, karena selain bisa membuat kulit menjadi lebih gelap, matahari juga bisa mengganggu kesehatan mata. Pakailah kacamata hitam yang memiliki perlindungan sinar UV untuk menjaga kesehatan mata.

  • Istirahatkan mata secara berkala. Saat Anda sedang bekerja dengan komputer atau saat membaca dalam jangka waktu yang lama, beristirahatlah secara berkala dengan cara melihat ke kejauhan.

Indera penglihatan termasuk salah satu bagian yang penting untuk menjalani aktifitas sehari-hari. Lakukan juga pemeriksaan rutin untuk mengetahui kondisi mata dan segera koreksi kelainan mata Anda.

sumber : http://www.alodokter.com/komunitas/topic/masalah-mata-19
Read More

Penyebab Payudara Gatal Pada Wanita

Pertanyaan seorang pasien wanita muda berusia 20 tahun mengenai keluhannya gatal di bagian payudara tepatnya di sekitar puting payudaranya.

Dok umur saya 20 tahun, payudara saya sekitar puting terkadang gatal dan kemerahan, kadang juga bersisik seperti kulit kering lalu mengelupas (megar) sekarang di sekitar puting seperti ada robekan kecil, sedikit sakit kalau dipegang itu kenapa dan apa penyebabnya? Lalu diobati dengan cara apa? Terima kasih tolong dijawab.



Jawaban dari Dokter:

Sebelumnya yang ingin saya tanyakan, sejak kapan keluhan Payudara Gatal tersebut anda alami ? adakah faktor yang mencetuskan keluhan yang anda alami ? adakah hal yang dapat memperberat atau meringankan keluhan tersebut ? apakah keluhan tersebut timbul berhubungan dengan siklus menstruasi ?

Keluhan Payudara Gatal yang anda alami dapat disebabkan oleh :

  • Iritasi payudara

  • Mastitis

  • Reaksi alergi

Kondisi - kondisi diatas dapat dipicu oleh adanya infeksi virus, bakteri, jamur, maupun parasit. Diperlukan penggalian yang lebih mendalam mengenai keluhan dan riwayat kesehatan yang anda alami. Selain itu diperlukan pemeriksaan fisik secara langsung dan juga pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan darah untuk dapat menegakkan penyebab dan diagnosis pasti keluhan yang anda alami. Oleh karena itu, sebaiknya periksakan kondisi kesehatan anda tersebut ke dokter agar dapar dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Beberapa hal yang dapat anda lakukan dirumah :

  • Hindari penggunaan bra yang berbahan panas dan kasar

  • Usahakan untuk menggunakan bra berbahan lembut dan menyerap keringat

  • Hindari menggunakan masker atau krim payudara tertentu

  • Jangan menggaruk bagian payudara yang gatal atau mengalami iritasi

  • Jaga selalu area payudara selalu bersih dan kering

Semoga informasi ini bermanfaat

- dr. Lia N. Amalina
Read More

Mengapa Minum Pil KB Setelah Melahirkan Jadi Menstruasi

Seorang pasien bertanya mengenai kondisinya pasca melahirkan dan minum pil KB. Berikut petanyaan dan jawaban si dokter.

Halo Dok, saya Dewi usia 23th, tanggal 19 okotber kemarin baru melahirkan anak kedua. Kata bidan yang dulu menolong persalinan disarankan selesai nifas langsung kb Dok. Kemudian saya menggunakan pil kb karena sebelumnya saya juga menggunakan pil kb sebelum hamil anak kedua. Di penggunaan kb sebelumnya saya tidak ada masalah apa-apa Dok, malah haid jadi teratur. Tapi setelah lahiran ini saya konsumsi pil kb, baru habis di plasebonya 2 hari kemudian saya mens dan ini sudah yg kedua kalinya Dok. Apakah saya skrg jd tdk cocok pakai kb pil atau gimana Dok ? Terimakasih atas jawabannya.

Jawaban:
Kondisi hormonal seorang wanita paska melahirkan bisa jadi masih belum seimbang seperti halnya sebelum wanita tersebut hamil. Hal ini terutama dapat terjadi pada wanita yang masih menyusui bayinya.

Menstruasi yang terjadi paska melahirkan bisa jadi berbeda dengan sebelum hamil. Beberapa perbedaan yang dapat anda rasakan antara lain:

  1. Siklus menstruasi yang tidak teratur, kadang berhenti lalu berlanjut kembali

  2. Dapat terjadi perdarahan di antara siklus menstruasi

  3. Nyeri menstruasi bisa jadi lebih kuat atau lebih ringan dari biasanya

  4. Menstruasi disertai dengan keluarnya darah beku

  5. Darah menstruasi yang keluar lebih banyak ataupun lebih sedikit

Pil KB yang anda minum juga dapat mempengaruhi siklus menstruasi anda. Kombinasi kedua hal ini (kondisi hormonal alami anda dan penggunaan pil KB hormonal) dapat mempengaruhi siklus menstruasi anda yang tidak beraturan saat ini. Untuk saat ini tidak ada yang perlu anda khawatirkan, namun bila anda mengalami kondisi-kondisi berikut ini, sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter:

  1. terjadi perdarahan dalam jumlah sangat banyak hingga harus mengganti pembalut setiap kurang dari 2 jam

  2. perdarahan terjadi terus menerus hingga lebih dari 7 hari

  3. terdapat gejala seperti pusing dan pingsan

  4. kulit dan bagian dalam kelopak mata terlihat pucat

  5. terjadi demam dan nyeri perut hebat

  6. keluar cairan berbau busuk dari vagina

Sebaiknya anda mengkonfirmasi kembali penggunaan pil KB anda kepada dokter kandungan ataupun bidan anda. Bila saat ini anda menggunakan pil KB kombinasi (karena anda menyebutkan adanya pil plasebo), perlu anda ketahui bahwa pil KB kombinasi dapat mempengaruhi produksi ASI sehingga tidak disarankan untuk digunakan oleh wanita paska melahirkan yang hendak menyusui bayinya secara eksklusif. Pil KB yang disarankan untuk digunakan wanita yang hendak menyusui adalah pil KB yang berisi sintetik hormon progesteron saja atau yang disebut dengan mini pil.

Sekian informasi dari saya, semoga cukup menjawab
Read More