Walau Gaji besar tapi masih tak cukup? Ini sebabnya

Pernah dengar orang kata "walapun punya duit sebanyak apapun, takkan pernah cukup"?

Sebenarnya ada benarnya kata-kata ini. Ada orang yang Gaji besar tapi hidupnya cukup, ada orang yang gajinya besar tapi kebutuhan hidupnya tidak pernah cukup. Selain faktor keberkahan dari gaji yang kita peroleh, gaya hidup sehari-hari kita juga mampu menentukan apakah gaji kita itu cukup atau tidak.

1. Menambah Kebutuhan Ketika Mendapatkan Kenaikan Gaji


Ini antara alasan utama mengapa banyak yang tidak memiliki uang yang cukup. Kebanyakan dari kita akan meningkatkan pengeluaran ketika mereka mendapat gaji. Maka, ada yang mengganti mobil baru dan juga mengganti gadget baru.

Walau Gaji besar tapi masih tak cukup? Ini sebabnya

Ini adalah pemikiran yang salah. Sebaiknya, ketika mendapat kenaikan gaji atau duit bonus, jangan ubah pola perbelanjaan dan gaya hidup yang ada, kelebihan uang itu bisa digunakan untuk membuat investasi atau tabungan.

2. Tidak Memikirkan Kehidupan Masa Mendatang


Kebanyakan orang muda tidak memikirkan akan kehidupan mereka di masa depan. Bagi mereka, sejauh mungkin duit gaji yang mereka peroleh akan digunakan sepenuhnya tanpa meninggalkan sedikitpun untuk penyimpanan pada masa depan.

Kebanyakan orang muda kini lebih gemar pamer dengan membeli mobil mewah yang akhirnya akan membebani diri sendiri.

3. Mengabaikan Utang


Kebanyakan orang tahu mereka memiliki utang tapi mereka tidak peduli akan utang tersebut. Pelikkan?

Walau Gaji besar tapi masih tak cukup? Ini sebabnya

Ketika mendapat gaji, hal pertama dan utama yang seharusnya perlu dilakukan adalah menyelesaikan utang terlebih dahulu. Duit surplus setelah membayar utang kemudian barulah direncanakan untuk pengeluaran.

4. Tidak Membuat Sekitar Beban


Ketika mendapat gaji, lunaskan mana-mana utang terlebih dahulu. Kemudian, sangatlah penting untuk kita membuat sekitar pengeluaran gaji yang diperoleh.

Dengan membuat sekitar duit yang kita ada, kita akan tahu berapa banyak yang dapat disimpan dan berapa banyak yang dapat dibelanjakan pada bulan tersebut. Jika tidak membuat sekitar, kita berisiko besar untuk berbelanja lebih dari kemampuan dan juga menambah utang baru!

5. Berpikir Masih Terlalu Awal Untuk Mulai Menyimpan


Dari kecil, kebanyakan orangtua sudah mengajarkan kita untuk menabung. Ketika tabung sudah penuh, orang tua akan membawa kita ke bank untuk menyetorkan duit simpanan tersebut.

Walau Gaji besar tapi masih tak cukup? Ini sebabnya

Sayangnya, praktek ini tidak diteruskan oleh kebanyakan orang ketika meningkat remaja. Kebanyakan remaja akan lupa diri ketika memiliki duit sendiri. Pada mereka, mereka berpikiran masih terlalu awal untuk mulai menyimpan uang karena mereka beranggapan duit yang mereka peroleh pada masa akan datang sudah cukup untuk penyimpanan di hari tua.

Ini jelas sekali tidak tepat karena berdasarkan statistik, kebanyakan golongan pensiun pada hari ini tidak memiliki tabungan yang cukup untuk melanjutkan hidup. Akibatnya mereka terpaksa memeras keringat ketika sudah tua selain mengharapkan belas ehsan duit dari anak-anak.


EmoticonEmoticon