Cara Reset Total (HARD FACTORY RESET) Kamera Xiaomi Xiaoyi

Hard reset merupakan solusi favorit yang sering dilakukan jika gadget kesayangan mengalami masalah besar dan tidak tahu solusi memperbaikinya. Memang tidak salah, terutama gadget mungil yang masih awam ada sedikit ahlinya yang tahu. Buat yang xiaoyi nya nyangkut atau tidak bisa konek pakai apps nya xiaoyi, bisa lakukan hard reset.

Cara Hard Reset Reset Kamera Xiaomi Xiaoyi


WARNING !!! DATA DIDALAM SD CARD BAKALAN ILANG, PASTIKAN SEBELUM HARD RESET CABUT DULU SD CARD NYA!!!


  1. Pastikan Xiaoyi dalam kondisi menyala

  2. OPTIONAL - Cabut Micro SD kalo data-data gamau ilang\'

  3. Teken tombol power didepan tombol wifi kurang lebih 5 detik,

  4. Tunggu sampe keluar bunyi beep, tetep teken terus... sampe ga ada bunyi lagi baru lepas.

  5. Jangan lupa masukan lagi SD Card nya...

  6. Nyalakan xiaoyi...

  7. Konek ulang, karna wifi nya kembali seperti semula dengan password 1234567890

  8. OPTIONAL - Bagi yang masih gabisa konek, coba cek aplikasi androidnya ke Setting -> Application atau Apps -> Pilih Yi Camera -> Force Stop -> lalu klik Clear Data -> setelah itu jalankan lagi aplikasi Yi Camera teman-teman..

Semoga membantu...

NB: Sudah saya coba, kalo ganti nama wifi, atau password wifi, jadi gabisa konek dari aplikasi ke Yi Camera nya... jadi sementara dibiarkan dl aja Wifi Setting di Yi Camera jgn diganti-ganti dulu...

sumber : RENDY RINALDI di grup Xiaomi Yi Indonesia Community
Read More

Cara Simpan kontak Smartphone Ke Akun Gmail

Yuk simpan kontak di Phone book smartphone kita di akun Gmail. Keuntungan nya kita ga perlu lagi takut kehilangan kontak atau kerepotan memasukkan data teman teman kita di smartphone baru. Gimana caranya...? Bikin dulu akun di Gmail. Atau kalo pake smartphone pasti kita harus punya akun untuk akses smartphone kita. Terutama digunakan untuk Download aplikasi.

Cara Simpan kontak Smartphone Ke Akun Gmail


Cara Simpan kontak Smartphone Ke Akun Gmail


1. Setelah menulis nomer telepon yang akan disimpan, tekan “Add to contact”.

2. Akan ada pilihan “Create new contact” dan “Add to existing contact”, pilih “Create new contact” karena Anda akan menyimpan kontak yang baru, bukan menambah nomor baru di kontak yang sudah ada.

3. Berikutnya akan ada pilihan tempat penyimpanan. Hati-hati, disini adalah langkah yang penting. Pilih akun Gmail yang Anda gunakan untuk menyimpan kontak. Jangan pilih “device” atau “SIM card”

4. Selesai.

Trus gimana kalo kita udah terlanjur menyimpan di Device atau simcard?

Bisa dipindahin ga ke akun Gmail?

BISA....!!

Gini caranya...

1. Silahkan akses menu kontak di perangkat Anda, setelah masuk ke daftar kontak silahkan tekan tombol menu, biasanya di pojok kanan atas atau pojok kanan bawah tergantung versi OS Anda. Lalu pilih Import/export. Jika tidak menemukan, biasanya pilihan ini ada di dalam menu Manage Contact.

2. Pilih Export to SD Card atau Export to storage. Maka perangkat Anda akan memulai proses mengekspor kontak ke SD Card. Tunggu sampai proses ini selesai. Anda akan mendapatkan file ber-ekstensi vcf di SD Card. Biasanya nama file tersebut adalah contact_waktu ekspor.vcf

3. Selanjutnya tekan tombol menu lagi. Kali ini pilih opsi “delete”. Hati-hati, pastikan file .vcf yang Anda ekpor tersimpan dengan baik. Karena hanya itu pegangan Anda untuk mengembalikan kontak. Menghapus kontak terlebih dahulu berguna supaya ketika nanti kontak dikembalikan tidak dobel, yaitu kontak dari Gmail dan kontak dari perangkat.
Pilih opsi select all untuk menyeleksi semua kontak, lalu hapus.

4. Setelah semua kontak dihapus, maka Anda bisa menggunakan file vcf yang Anda simpan tadi untuk mengembalikan kontak di perangkat Anda. Kali ini, kontaknya dimasukkan ke akun Gmail.

5. Lakukan langkah pertama tadi, kali ini pilih Import from SD Card atau Import from storage.
Setelah itu pilih akun Gmail Anda sebagai tempat penyimpanan kontak.

6. Arahkan pada file .vcf yang sudah Anda simpan tadi. Maka kontak tersebut akan disimpan kedalam akun Gmail Anda.

Selesai.

Gampang kan....

Dengan cara ini kontak dijamin akan aman, selama file di dalam Gmail tidak terhapus atau tidak bisa mengakses akun karena lupa password. Jadi pastikan password Gmail tersimpan dengan baik.

Jika kita punya smartphone baru, cukup sinkronisasikan perangkat kita dengan akun Google, di pilihan sinkron di dalam setting akan ada beberapa pilihan menu, pastikan pilihan contact tercentang. Dengan begitu kumpulan kontak dari Gmail kits akan keluar di perangkat Anda secara otomatis.

Selamat mencoba.....

Read More

Sharing Dari Muslimah Mantan Penganut Kristen Tentang Aturan Islam

Saya dulu saat masih beragama yang lama, suka tertawa dalam hati menganggap aturan2 agama Islam sangat fisik dan duniawi. Seperti kalau haid dilarang shalat, kalau buang gas wudhu jadi batal, kalau puasa harus sahur dan berbuka, dll.  Belum lagi pertanyaan2 jamaah yg dulu kuanggap konyol dan kekanakan spt" Tadz kalau puasa menelan ludah batal gak?" Dll.




Tetapi setelah aku mempelajari Alkitab khususnya kitab Taurat Musa, ternyata banyak aturan syariat sudah diatur Allah untuk umat Israel pada jaman sebelum Yesus lahir, yang sifatnya benar-benar fisik dan logis, dan kini aturan-aturan tsb disempurnakan lagi dalam syariat Islam seperti tertulis di Al Quran dan Al Hadist.


Sharing Dari Muslimah Mantan Penganut Kristen Tentang Aturan Islam


Dan ternyata kita sebagai manusia yang punya kecendrungan membangkang serta mengada-adakan peraturan ini memang perlu diatur sampai sedetil mungkin oleh Allah Pencipta semua makhluk. Kadang sudah jelas aturannya saja masih banyak yang melanggar, apalagi bila tidak secara jelas ditulis aturannya? Contoh, manusia perempuan diwajibkan berkerudung, menutupi aurat hingga ke dada, itu dititahkan oleh Allah SWT sendiri berulang-ulang di Al Quran, tetapi berapa banyak muslimah yang masih enggan berkerudung? Banyak kan?


Dalam Islam aku menemukan keteraturan, kesingkronan antara aturan agama dan kebutuhan rohani dan fisik manusia agar mampu menjadi khalifah di dunia. Bagaimana sebuah tata ibadah yang dibuat sesuai kebutuhan tubuh manusia hanya kutemukan di Islam. Bagaimana sikap hidup yang harus dijalankan agar kita bisa nyaman hidup di dunia ada dalam Islam. Mungkn agama lain mengajarkan pula, tetapi tidak serapih dan sedetil di Islam. Karena Islam adalah selain agama, prinsip,juga merupakan way of life. Agar kita menjadi sealur dengan sistem kehidupan. Karena semua ciptaanNya bertasbih kepadaNya. Maka sudah seharusnya kita "ikut aturan main" di dunia agar selamat di akhirat.


Islam adalah di mana manusia yg berakal budi akan menemukan kenyamanan dalam menjalankan ibadahnya, karena semua bisa dijelaskan dengan logis dan ilmiah, sehingga tidak ada benturan akan akal logika kodrati manusia dengan iman kepercayaannya.


Islam pun juga agama dimana kebesaran Tuhan dan keajaiban yang dialami manusia bisa diterima dengan kewajaran disertai hati yang penuh syukur , ikhlas menerima semua sebagai bagian dari kebesaran Allah Taala.


Saya kini tak pernah lagi menilai Islam dengan picik spt dulu, karena Allah berkenan memberikan cahaya petunjukNya di hati saya yg dulu gelap.


Saya bangga menjadi muslim


sumber tulisan Angelina Lily Wahyu Wulandari



Read More

Menjadi Menteri

Kita mengenal banyak orang yang terus menerus berkontribusi dengan ilmunya. Sebutlah misalnya Sarlito Wirawan Sarwono, Arief Rahman, Seto Mulyadi. Ada pula Christian Hadinata, Rudy Chaerudin, Iwan Tirta. Ada pula Bagong Kusudiarjo, WS Rendra, Umar Kayam. Masih ada banyak lagi.

Pernahkah mereka jadi menteri? Tidak. Maka kalimat "berkontribusi kepada negara tidak harus menjadi menteri," terdengar jadi sangat klise belakangan ini. Jadi klise karena diucapkan dengan ratapan terhadap pencopotan menteri. Menteri yang dikabarkan ajaib, sakti, yang sudah membuat berbagai keajaiban dalam waktu singkat, sehingga pencopotannya dianggap tidak masuk akal, dan hanya bisa terjadi akibat tekanan mafia.

Jadi Menteri


Jabatan menteri sepertinya sudah jadi jabatan sakral. Orang-orang tertentu mungkin akan melakukan apa saja untuk mendapatkannya, tanpa malu-malu. Saya pernah menyaksikan sendiri seseorang dengan jabatan yang sudah cukup tinggi kasak kusuk soal jabatan menteri untuk dirinya, tanpa malu-malu, di depan saya yang hari itu baru pertama kali bertemu dia. Dia mungkin sangat bahagia sekarang, karena pada reshuffle yang lalu akhirnya ia masuk ke kabinet.

Singkat kata, bagi orang tertentu, sukses berkarir, berkarya, berbisnis, dan lain-lain, dianggap kurang lengkap kalau belum jadi menteri.

Mengapa begitu? Seorang teman saya yang cukup sering ikut dalam kegiatan beberapa menteri becerita bahwa jadi menteri itu memang VVIP. Di jalan raya ia tak perlu antri dalam kemacetan. Mobil pengawal dengan sirene meraung angkuh selalu siap membukakan jalan. Di bandara ia tak perlu check in atau menunggu di ruang tunggu. Bila perlu, keberangkatan pesawat bisa ditunda untuknya.

Previllege atau keistimewaan seperti itu agaknya sulit didapat orang kalau ia bukan menteri, meski ia sudah sangat kaya atau terkenal. Mungkin itulah sebabnya, jadi menteri itu adalah sesuatu yang didambakan banyak orang.

Jabatan menteri adalah simbol kekuasaan di lapis kedua. Lapis pertama, yaitu presiden, terlalu sulit untuk dikejar. Maka pembagian kekuasaan sebagai imbalan kontribusi politik dilakukan di level ini. Tak hanya partai politik yang diberi jatah, tapi juga kekuatan seperti NU dan Muhammadiyah, meski tak pernah disebut secara resmi. Menang kalah dalam pertarungan ini disimbolkan oleh berapa banyak kursi menteri yang berhasil diraih.

Jabatan menteri sering dianggap sebagai jantung yang akan menentukan hitam putihnya bangsa ini. Kalau menterinya hebat, akan hebatlah bangsa ini. Maka, seperti dalam kehebohan baru-baru ini, orang ramai membahas cerita bagaimana seorang menteri demikian hebat, bisa membuat perubahan demikian besar, meski hanya menjabat beberapa hari. Ceritanya masih berlanjut hingga kini.

Faktanya, sering kali menteri itu tak bergigi. Ia hanya bisa jadi simbol di atas raksasa birokrasi yang sudah menahun. Kekuasaan sebenarnya ada di tangan para dirjen, bahkan para direktur di kementerian. Faktanya, orang tolol sekalipun bisa jadi menteri, dan kementerian berjalan saja. Faktanya, mungkin 60% waktu menteri habis untuk berbagai kegiatan seremoni, ditambah rapat-rapat tidak jelas.

Pada saat yang sama orang-orang sejenis yang saya sebut namanya di atas tadi terus berkontribusi, tanpa pernah kena reshuffle.

tulisan oleh kang Hasan
Read More

Pendidikan Tentang Keindonesiaan, Ayo Kita Rawat Indonesia

Ada sebuah dialog yang cukup panjang antara saya dan Sarah, anak tertua saya, tentang Hari Perayaan yang berbeda, istilah Nabi dan Tuhan yang berbeda antara satu agama dengan agama lain. Dalam dialog itu saya jelaskan bagaimana sejarah kelahiran masing masing agama. Titik terpenting dalam dialog itu adalah soal kenapa kita berbeda, lalu bagaimana kita menyikapi perbedaan itu.


Pendidikan Tentang Keindonesiaan




Anak-anak biasanya saya paparkan kepada keragaman iman. Mereka saya perkenalkan secara ringkas tentang prinsip dasar ajaran agama lain, dan sudut pandang agama kita tentang ajaran-ajaran tersebut. Intinya adalah, kita memilih untuk mengimani suatu ajaran, demikian pula orang lain. Kita tidak ingin diganggu karena pilihan itu, demikian pula orang lain yang memilih iman yang berbeda dengan kita.


Agama hanyalah salah satu bentuk keragaman Indonesia. Ada lagi bentuk lain seperti suku, bahasa, adat, daerah, dan sebagainya. Anak-anak harus kita paparkan kepada keragaman itu, menyadarinya, dan lebih penting lagi, bersikap dengan benar terhadap keragaman tersebut. Menghayati keragaman adalah salah satu elemen penting dalam pendidikan tentang keindonesiaan yang saya berikan kepada anak-anak saya.


Kebangsaan? Nasionalisme? Kita sering lupa bahwa yang kita nikmati dalam hidup kita hari ini adalah hasil dari pilihan kita untuk hidup sebagai sebuah bangsa, dengan Pancasila sebagai ideologi, dan UUD 1945 sebagai konstitusi.


Ingatlah, ada berapa banyak bangsa yang hancur lebur, tidak aman, karena konflik internal maupun eksternal dengan bangsa lain. Bila kita berada dalam situasi itu, bagaimana mungkin kita bisa mengasuh anak-anak dengan baik? Demikian pula, kalau masa depan anak-anak kita nanti ternyata penuh konflik, mereka tentu tidak akan hidup bahagia. Karena itu, pendidikan tentang pentingnya merawat Indonesia yang damai dengan berbagai keindahan alam maupun budayanya adalah sesuatu yang tidak boleh alpa dari pendidikan untuk anak-anak kita.


Selain memaparkan anak-anak pada berbagai bentuk keragaman, saya juga mengajak mereka untuk memahami dan menghayati sejarah Indonesia. Berpergian saat liburan sering saya manfaatkan untuk mengajak anak-anak mengunjungi situs-situs sejarah, seperti Museum Nasional, Museum Satria Mandala, Museum Linggarjati, dan sebagainya.


Dalam setiap kunjungan selalu saya jelaskan kejadian sejarah terkait situs tersebut, dan arti pentingnya bagi kehidupan kita sekarang. Saya percaya bahwa rasa cinta kepada Indonesia dapat ditumbuhkan dari penghayatan terhadap sejarahnya.


Selain mengenal keragaman, dan sejarah Indonesia, penghayatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan juga sangat penting dalam usaha merawat keindonesiaan kita. Kemanusiaan adalah fondasi bagi perdamaian. Karena itu penanaman nilai-nilai kemanusiaan sangat penting untuk dilakukan kepada anak-anak. Anak-anak perlu diajak pada berbagai kegiatan berbagi kepada orang lain, memberikan bantuan kepada yang memerlukan. Sering saya bawa anak-anak menjelajah ke kampung-kampung, bertegur sapa dengan penduduk yang tidak mereka kenal sebelumnya, kemudian berbagi apa saja yang kami miliki saat itu, meski sekedar sebungkus makanan ringan.


Saya bahkan memaparkan anak-anak pada berbagai proses politik yang saya jalani. Kita sering bersikap apatis terhadap politik, karena muak terhadap perilaku para politikus. Tapi kita harus sadar bahwa tidak mungkin sebuah negara bisa berjalan tanpa politik. Maka sejak dini anak-anak saya ajari soal pentingnya proses politik, dan bagaimana politik yang sehat untuk membangun bangsa. Anak-anak saya ajak untuk ikut ke tempat pemungutan suara saat pemilu atau pilkada. Mereka juga saya ajak melihat kampanye partai-partai politik.


Begitulah. Pendidikan bagi anak-anak memang tidak sekadar soal bagaimana mereka bisa ini dan itu. Pendidikan adalah soal bagaimana memperkenalkan anak dengan berbagai sisi kehidupan yang kelak akan mereka jalani kelak.


***


Artikel ditulis oleh Hasanudin Abdurakhman: Doktor di bidang fisika terapan dari Tohoku University Jepang, kini bekerja sebagai General Manager for Business Development di sebuah perusahaan Jepang di Jakarta. Untuk Joy Parenting, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 71.



Read More

Indonesia Lemah Dalam penerapan Aturan Database Kependudukan dan Keimigrasian

Indonesia Lemah Dalam penerapan Aturan Database Kependudukan dan Keimigrasian


Indonesia terkenal sebagai sebuah negara yang paling lemah dalam penerapan aturan dan database kependudukan dan keimigrasian.

Sudah rahasia umum org asing punya ktp dan passport indo dan org indo punya IC dan passport asing dengan mudah.

Pemerintah sejak zamannya mbak TUTUT suharto sudah start proyek KTP dan imigrasi tapi ndak jadi jadi sampai sekarang.


Sehingga banyak WNI dan WNA mensepelekan urusan kependudukan dan imigrasi di Indonesia. Contoh tenaga kerja cina, paskibraka dan menteri ESDM.

Student Asing non warga negara ya harus punya visa student pass, dipantau oleh international office. Pemerintah US berikan warganegara ke WNI pasti ada alert dan approval dari KBRI. Disisi sistem Indonesia hal ini tidak tertangani baik dan disepelekan.

Alhamdulillah muncul kasus ini sekarang. Supaya pemerintah lebih serius dan tidak mengulang lagi kesalahan dalam membangun sistem database kependudukan dan keimigrasian.

Kasus paskibraka hari ini tidak akan terjadi jika masalah student visa indonesia beres.  Anak ini seharusnya tidak dependent visa lagi ke orang tuanya ... dia harus punya visa student sendiri ... dan sekolah harus ada record tentang status nya. SPP dia harus beda karena org asing tidak boleh nikmati dana BOS.

Ini kan bukti dan dampak dari lemahnya sistem imigrasi dan kependudukan indonesia. Ini malah bisa lolos sampai istana ...

Anak pernikahan campuran tdk otomatis dwi kewarganegaraan, uu no.12 thn 2006 mengatur itu, hanya diberikan bagi mereka yg mengurus. Bagi mrk yg lahir sblm 2006, ada pemutihan kala itu sd thn 2010. Kadus Gloria paskibraka, orang tua nya lalai atau mmg tdk niat mengurus wni.

Kenapa usia 18 tahun ATAU jika menikah? UU Indonesia mengatur berdasarkan hukum tata negara, bukan hukum agama. Dimana anak di anggap usia dewasa setelah 17 thn lewat. Sehingga diasumsikan saat itu mereka bs memutuskan dan menentukan pilihan kewarganegaraan mereka sendiri. Anak usia 12 dan 13 masih bergantung pada pilihan orang tua kan bu, padahal tujuan uu ini agar anak sbg individu memutuskan nasibnya sendiri.

Kebetulan saya pelaku nikah campuran, yg anak2 saya kami urus status kewarganegaraan ganda nya.

Terimakasih

Read More

Tips Agar Tidak Ngenes

Kengenesan itu datang karena adanya keinginan yg ga kesampean dan tiap hari kita di liatin sama hal-hal yg seperti ini. Keinginan yg tinggi tapi tidak di barengi dengan kemampuan untuk menggapainya.


Contoh, kita ngeliat jalan cewe cantik & cowo ganteng gandengan tangan keluar dari mobilnya lalu masuk kedalam restoran, keliatannya mesra banget, diliatin dari mulai masih di dalam mobil hingga hilang masuk kedalam restoran. Dari situ muncul keinginan, coba klo cowo itu 'Gue', ganteng, kaya gandengannya cewe cantik, sementara klo berkaca pada diri sendiri, 'aku mah apa atuh, jangankan mobil, hp aja masih yg jadul, jangankan gandeng cewe cantik ada yg mau nyapa aja udah sukur (ngenes banget) >.<

Inginnya punya nasib bagus kayak si cowo yg beruntung tadi, sementara diri ini ga mungkin sanggup menjadi seperti itu, itu yg menyebabkan kamu 'Ngenes'.

Solusinya ya jaga pandangan, dikehidupan nyata ataupun di kehidupan online. Jangan terlalu tinggi angan-angan klo sadar ga sanggup menggapainya. Jangan temenan FB sama temen2 yg suka share kosplayer sexy, jujur aja ngeliat foto2 kayak gitu enak di mata tapi bikin hati rusak, racun itu sebenarnya.

Liat berita klo di jepang katanya kekurangan pemeran cowo pemain JAV, jadi pikiran, punya keinginan pengen kesana, ngenes.

Baca info (hoax) klo di di jepang katanya siswi SMA nya diwajibkan pake rok mini dan ga boleh pake celana dalam, jadi pikiran, pengen sekolah disana >.<

Ada yg share berita klo jumlah cwe di Rusia lebih banyak dari jumlah Cowonya sehingga orang asingpun yg datang ke sana langsung dapet Cewe cantik, jadi kepikiran & pengen pergi kesana, padahal klopun sanggup kesana tetep deh ga yakin klo bisa dapetinnya :v

Susah memang ga ngenes di jaman sekarang ini, krn tiap hari di mana-mana di sugihi hal2 yg seperti itu, kalo ga bisa menjaga pandangan ya ngenes sengenes-ngenesnya-lah jadinya. Makanya ga ada untungnya juga temenan sama cewe2 yg suka pose2 seksi menampilkan belahan dada nya, buat apa yg begitu di ikuti mendingan unfriend (ga sadar pula klo yg begitu aslinya HODE), buat apa di liatin terus bikin sakit hati, kalo cuman bisa ngeliat doank ga mungkin bisa di miliki apalagi di pegang-pegang, percuma aja >.<

Ya jadi itu tipsnya bagi para Jones nih biar ga ngenes banget jaga pandangan & ga usah berangan-angan tinggi, temenan sama temen yg baik2 yg punya prinsip sama, biar ga saling ganggu. Tapi maaf tips ini hanya berlaku bagi cowo klo cwe ga tau mesti gmn, soalnya saya bukan cwe jadi ga tau, klo ada yg mau nambahin silahkan ^_^

Selamat bermalam minggu di depan komputer, Keep Jomblo klo belum punya banyak duit (y) ‪#‎SalamJones‬

Tulisan oleh: Yadi Afriadi

Read More

Gantilah Kata "Jangan" Dengan Kata Ajakan Dalam Mendidik Anak

Menjadi orang tua yang anak sudah menginjak usia sekolah memang menjadi tantangan tersendiri. Saat anak masih balita, orang tua menjadi sangat toleran terhadap kondisi tertentu, namun adakalanya ketika beberapa anak sangat nakal, da orang tua akan kesulitan dalam menemukan situasi untuk menghadapinya dan bahkan tak jarang anda dibuat pusing bagaimana menemukan solusi yang tepat untuk mendidik anaknya.


Sehingga banyak orang tua menggunakan kata "jangan" untuk mendisiplinkan anak. Saat melarang si kecil berbuat negatif, kata-kata itu pun langsung meluncur dari mulut Mama. Benarkah hal itu efektif?Gantilah Kata

Lihat saja hasilnya, sebagian anak seolah abai dan tak mendengar kata-kata orangtua dengan penggunaan "jangan" tersebut. Semua itu terjadi lantaran di usia 3 tahun anak sedang mengembarkan kepercayaan dirinya lewat eksplorasi. Bagi si kecil,  semua benda yang baru ditemuinya sangatlah menakjubkan. Untuk mendukung eksplorasinya, orangtua sebaiknya lebih banyak menggunakan kata-kata positif, serta menghindarkan kalimat negatif.  Hindari kata "jangan" saat melarang anak.

Misalnya saja kalau anak tidak bisa diatur ketika ribut, tidak mau mengerjakan hal produktif, hanya bermain-main

"sstt.. jangan ribut", "Ahmaad, jangan main di situu, kotorr", "Anak-anak saya kalau sudah main game, susah disuruh berhenti." Atau,"Nggak mau bergerak dari depan TV."


Ya, itu benar. Kita tahu betul soal itu. Karena itu sebaiknya kita tidak menyuruh mereka berhenti. Tapi ajak mereka untuk melakukan sesuatu yang lain.




"Yuk, kita main sepeda..."


"Yuk, kita berkebun."


"Yuk, kita masak."


"Yuk, kita bersihin kamar."


"Yuk, kita renang."


"Yuk...."


"Yuk....."


Yuk adalah terlibat, bukan memerintah. Yuk artinya kita setara dengan anak. Apa yang kita ingin mereka lakukan, kita juga lakukan. Yuk artinya kita membebaskan diri dari kemalasan atas hal-hal yang kita tidak suka, tapi kita ingin anak-anak kita melakukannya.


Sadarkah betapa tidak adilnya kita saat kita menyuruh anak-anak melakukan sesuatu yang kita sendiri enggan melakukannya?


Jadi, berhentilah menyuruh dan memerintah. Mulailah mengajak.


Yuk...



Read More

Benarkah Minum Air Es Saat Menstruasi Berbahaya? Coba baca Ini

"Minum Air Es Saat Menstruasi berbahaya karena dapat menyebabkan darah haid membeku dan mengakibatkan kista". Pernah baca dong broadcast atau tulisan tentang hal itu. Dan banyak yang ikut menyebarkan nya lagi.


Dulu pernah belajar IPA kan...? Ilmu dasar dulu aja deh, ga usah pake ilmu nya dokter. Soalnya kalo pake ilmu kedokteran malah diketawain.




Bener ga sih Minum Air Es Saat Menstruasi bikin darah jadi beku...? Itu dulu deh yg dijawab ya...  Pake logika sederhana aja.


Benarkah Minum Air Es Saat Menstruasi Berbahaya? Coba baca Ini


Minum saluran nya ke pencernaan, Sementara darah haid atau darah menstruasi adanya di rahim. Pencernaan sama rahim beda saluran. Trus nyambung nya dimana kalo minum es bikin darah di rahim jadi beku?


Nah...  Tubuh kita ini punya mekanisme yang rumit dengan teknologi yang sangat super canggih....


Minum air es atau panas, saat masuk ke dalam tubuh bukan nya tetap dingin atau panas. Oleh mekanisme yang rumit itu sampe di pencernaan sudah di netralisir jadi normal. Itulah hebat nya ALLAH yang menciptakan tubuh kita dengan segala kerumitan nya.


Pencernaan dimana, rahim dimana. Ga nyambung kalo dibilang minum air es bikin darah jadi beku. Dan pertumbuhan kista bukan karena itu.


Beberapa hari yang lalu saya juga melihat postingan seorang teman, di video itu ada seorang Ibu yang sedang mengaduk aduk segelas air es yg ditambahkan minyak ke dalam nya. Minyak dalam gelas itu kemudian menggumpal. Dan menurut Ibu itu, hal seperti itu yang terjadi di tubuh kita bila kita mengkonsumsi makanan berminyak atau berlemak dibarengi dengan minum es.


Sekali lagi tubuh ciptaan Allah ini sungguh dirancang dengan luar biasa sempurna dan rumit. Dan yang terjadi di tubuh kita ga sesederhana itu.


Panas alamiah dari lambung akan menyebabkan semua makanan atau minuman yang masuk menyesuaikan panasnya pada temperatur yang sama, sehingga air dingin yang diklaim memperlambat proses pencernaan pun akan segera mengikuti temperatur tersebut sehingga tidak cukup waktu untuk membekukan makanan berminyak tersebut.


Ga sesederhana itu air es bikin ulah di tubuh kita. Karena tubuh ciptaan Allah ini luar biasa canggih nya. Ga bisa disamakan dengan air es di gelas yang dimasukkan minyak lalu di aduk aduk...


Mudah-mudahan penjelasan sederhana ini bisa bermanfaat.


sumber : tulisan bu maya



Read More