Muncul Kasus Baru Virus, China langsung Batalkan Penerbangan, sekolah ditutup

Pihak berwenang di China membatalkan ratusan penerbangan, menutup sekolah dan meningkatkan pengujian massal pada Kamis untuk mencoba dan membasmi wabah COVID-19 baru yang terkait dengan sekelompok turis.



Beijing telah mempertahankan kenadan nol-Covid tanpa henti dengan penutupan perbatasan yang ketat dan penguncian yang ditargetkan, bahkan ketika negara-negara lain secara tentatif mencoba untuk melonggarkan pembatasan.


Wabah domestik sebagian besar telah dihilangkan, tetapi ketika China mencatat hari kelima berturut-turut dari kasus baru - sebagian besar di wilayah utara dan barat laut - pihak berwenang meningkatkan kontrol virus corona.


Wabah terbaru dikaitkan dengan pasangan lanjut usia yang berada dalam kelompok beberapa turis. Mereka mulai di Shanghai sebelum terbang ke Xi'an, provinsi Gansu dan Mongolia Dalam.


Puluhan kasus sejak itu dikaitkan dengan perjalanan mereka, dengan kontak dekat di setidaknya lima provinsi dan wilayah, termasuk ibu kota Beijing.


Sebagai tanggapan, pemerintah daerah telah meluncurkan pengujian massal dan menutup tempat-tempat indah dan lokasi wisata, sekolah dan tempat hiburan di daerah yang terkena dampak, dan juga memberlakukan penguncian kompleks perumahan yang ditargetkan.


Beberapa daerah termasuk Lanzhou - kota berpenduduk sekitar empat juta orang di barat laut China - telah memberi tahu penduduk untuk tidak pergi kecuali diperlukan.


Mereka yang harus pergi harus menunjukkan tes COVID-19 negatif.


Bandara di wilayah yang terkena dampak telah membatalkan ratusan penerbangan, menurut data dari pelacak penerbangan VariFlight.


Sekitar 60 persen penerbangan ke dua bandara utama di Xi'an dan Lanzhou telah dibatalkan.


Dalam pemberitahuan yang diterbitkan Senin, Erenhot di Mongolia Dalam mengatakan perjalanan masuk dan keluar kota dilarang dan penduduk tidak boleh meninggalkan kompleks perumahan mereka.


Dan pada hari Rabu, tabloid milik negara Global Times memperingatkan bahwa kasus virus baru di Mongolia Dalam kemungkinan akan mempengaruhi impor batu bara dari Mongolia karena gangguan rantai pasokan.


Ada 13 kasus domestik baru yang dilaporkan pada hari Kamis, kata Komisi Kesehatan Nasional China.


Sumber

AFP

Read More

Langkah - Langkah Membuat Sertipikat Tanah Murah Tanpa Pakai Notaris

 Banyak orang berkata membuat sertipikat tanah itu ribet, susah menghabiskan jutaan rupiah dan lama . . . !!!

Sudah menjadi mainset atau kebiasaan di masyarakat, bahwa membuat sertipikat tanah itu harus lewat notaris dengan biaya mahal dan lama jadinya.
Padahal sudah banyak kasus orang membuat sertipikat tanah mempercayakan kepada notaris selain biayanya mahal, juga lama sekali jadinya sertipikat dari berbulan-bulan sampai bertahun-tahun.
Aslinya membuat sertipikat tanah maju urus sendiri tanpa pakai Notaris, itu bisa sangat mudah dan biaya juga sangat murah.




Jika anda disibukkan oleh faktor pekerjaan, dagang, bisnis dan lainnya yang membuat waktu anda tidak memungkinkan untuk membuat sertipikat tanah maju sendiri.
Berikan kuasa kepada saudara anda atau tetangga anda yang masih menganggur atau orang yang menurut anda bisa dipercaya untuk mendaftarkan sertipikat tanah anda.
Kemudian datanglah ke kantor BPN untuk menanyakan persyaratan pendaftaran, biaya dan waktu selesainya sertipikat tanah sesuai dengan riwayat tanah yang akan anda buatkan sertipikat.
Riwayat sertipikat tanah itu macam-macem yaitu pembuatan sertipikat baru, balik nama waris, hibah, jual beli, sertipikat hilang dan lainnya.
Kemudian jika sudah datang ke Bagian Pendaftaran BPN dan masyarakat yang akan mendaftar maju sendiri ditolak dan diarahkan harus pakai atau melalui notaris.
Maka bisa diduga oknum pegawai BPN itu bermain dengan oknum Notaris dalam bisnis pendaftaran sertipikat tanah.
Sebab tidak ada dasar hukum dan melanggar hukum jika pegawai BPN menolak masyarakat maju sendiri mendaftar sertipikat tanah.
Dan tak usah bingung ketika ketemu kasus seperti itu, di google banyak sekali informasi tentang syarat-syarat berkas yang dibutuhkan untuk pendaftaran sertipikat tanah, dan tinggal ketik di pencarian sesuai riwayat tanah anda maka akan terbuka banyak informasi.

■ Berapa sih biaya pembuatan sertipikat tanah di BPN ketika diurus sendiri ?

1. Pendaftaran awal dari Letter C ke Sertipikat = Rp. 800.000an
2. Pecah atau Split = Rp. 400.000an
3. Balik nama = Rp. 300.000an
4. Pecah dan Balik Nama = Rp. 800.000an
5. Dan lain-lainnya.
Dasar hukum :
(Peraturan Pemerintah No 128 Tahun 2015)
■ Berapa sih waktu pembuatan sertipikat tanah di BPN ?
1. Pendaftaran awal dari Letter C ke Sertifikat = 98 hari
2. Pecah atau Split = 15 hari
3. Balik Nama = 5 hari
4. Dan lain-lainnya.
Dasar hukum :
(Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 1 Tahun 2010)
Dan apa sih yang membuat mahal dalam pembuatan sertipikat tanah itu?
Yang membuat mahal adalah urusan melengkapi berkas persyaratan dari mulai mengurus surat di Desa, Kecamatan dan Dinas dan pembuatan Akta di PPATS (Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara) atau PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) swasta atau non pemerintah.
Biaya pengurusan berkas persyaratan bisa menghabiskan biaya dari Rp. 500.000 sampai 2 juta.
Baik untuk biaya bolak-balik mengeluarkan bensin, makan, rokok, membayar kebutuhan berkas sesuai peraturan yang harus dibayar.
Kadang juga banyak oknum-oknum baik perangkat desa, camat dan lainnya yang meminta uang tips untuk diuruskan berkas persyaratannya dari uang rokok Rp. 50.000 sampai Rp. 100.000.
Belum lagi jika harus ada berkas persyaratan yang diurus di PPATS di Kecamatan atau PPAT yaitu pembuatan Akta baik Akta Jual Beli, Hibah dan Waris.
Banyak kasus di Kecamatan ketika masyarakat ingin membuat Akta di PPATS itu harus membayar mahal sampai berjuta-juta.
Jika menemukan kasus seperti itu maka mintalah bukti pembayaran (Kuitansi), pasti mereka tidak akan berani memberikan bukti pembayaran tersebut.
Itu artinya mereka mau menipu dan memeras masyarakat, karena aslinya itu sangat murah tidak sampai berjuta-juta.
Dan ingat selain membuat Akta di PPATS Kecamatan, yaitu membuat Akta di PPAT, maka anda akan datang ke kantor PPAT yang biasanya menemukan plang bertuliskan PPAT / Notaris, artinya PPAT itu merangkap sebagai Notaris.
Ketika sudah datang ke kantor cukup minta dibuatkan akta saja, tidak perlu dipasrahkan atau percayakan kepada Notaris untuk diurus membuat sertipikat tanah sampai jadi dengan biaya mahal dan lama jadinya hingga bertahun-tahun.
Sebab urusan sertipikat tanah itu yang dibutuhkan hanya dengan PPAT yaitu membuat Akta dan tidak membutuhkan notaris sama sekali.
PPAT dan Notaris itu berbeda, dan Notaris itu tidak ada urusan sama sekali dengan kebutuhan persyaratan pendaftaran sertipikat tanah.
Benarkah membuat Akta di PPAT itu mahal sampai berjuta-juta ?
Sangat tidak benar sama sekali, biaya pembuatan Akta bisa dari 500.000 sampai 2 juta bahkan lebih tergantung nilai transaksi tanah yang tercantum dalam akta.
Dan biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat akta di PPAT adalah 1% dari nilai transaksi tanah yang tercantum dalam akta.
Contoh :
Nilai transaksi jual beli tanah adalah Rp. 200 juta, maka biaya pembuatan Akta di PPAT adalah Rp. 2 juta.
Hitungan :
1 / 100 x 200.000.000 = 2 juta.
Semakin murah nilai transaksi tanah, maka semakin murah biaya pembuatan Akta, begitu juga sebaliknya semakin mahal nilai transaksi tanah maka semakin mahal biaya pembuatan Akta di PPAT.
Dan bukti pembayaran untuk pembuatan akta harus diminta, jika ternyata tidak sesuai peraturan yaitu 1% dari nilai transaksi yang tercantum dalam akta, maka bisa dilaporkan oknum PPAT yang berusaha menipu dan memeras masyarakat.
Dasar Hukum :
(Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2016)
Setelah Akta di PPAT selesai, ada biaya lain yang harus dikeluarkan yaitu pajak, yang bisa menghabiskan biaya berjuta-juta.
Saat Pajak sudah ditaksir oleh PPAT berapa yang harus dibayarkan, maka mintalah bukti pembayaran pajak yang harus dibayarkan (Brilling) dan bayarlah sendiri pajaknya ke bank atau kantor Pos.
Jika sudah mendatangi kantor PPAT dan menanyakan masalah biaya membuat Akta itu tidak sesuai peraturan dan bukti pajaknya tidak mau diberikan ke masyarakat untuk dibayarkan sendiri.
Atau juga jika anda ingin membuat Akta dan kemudian ditolak karena tidak mau sebatas membuat Akta saja.
Tapi pendaftaran sertipikat tanah semuanya harus diurus oleh Notaris dengan biaya mahal dan lama jadinya sampai bertahun-tahun, itu jelas melanggar hukum dan memaksa masyarakat.
Maka carilah PPAT lainnya di daerah anda yang masih murah dan jujur dalam memberikan pelayanan kepada anda sesuai dengan aturan biaya pembuatan Akta dan urusan Pajak kepada masyarakat.
Sebab masih banyak PPAT di daerah yang jujur dan terbuka dan melayani anda dengan baik apa adanya kepada masyarakat.
Setelah urusan Akta dan Pajak di PPAT selesai dan semua urusan berkas persyaratan lainnya juga sudah lengkap diurus.
Datanglah kembali ke kantor BPN untuk mendaftarkan sertipikat tanah.
Jika membuat sertipikat tanah dipasrahkan ke notaris, maka anda tidak memegang bukti tanda terima pendaftaran sertifikat dan SURAT PERINTAH SETOR dari BPN.
Jadi ketika sertipikat lama sekali jadinya, padahal sudah bayar mahal, maka anda hanya bisa pasrah menunggu ketidakjelasan atau ketidakpastian dari Notaris.
Berbeda jika anda mendaftarkan sertipikat tanah maju sendiri ke BPN, maka akan menerima tanda bukti pendaftaran dan tanda bukti SURAT PERINTAH SETOR yang tercantum biaya pembuatan sertipikat tanah yang ternyata sangat murah.
SURAT PERINTAH SETOR adalah bukti yang tidak akan pernah diberikan kepada masyarakat, dan akan disembunyikan atau dirahasiakan.
Sebab jika masyarakat tahu SURAT PERINTAH SETOR, maka akan terbongkar biaya asli yang sangat murah, sedangkan biaya pembuatan sertipikat tanah ketika masyarakat mempercayakan ke Notaris itu sangat mahal.
Kemudian setelah mendaftarkan sertipikat tanah di BPN dan pelayanan di BPN buruk dan lama diproses jadinya sertipikat tanah tidak sesuai standar pelayanan waktu dan biaya, maka bisa dilaporkan tentang buruknya pelayanan BPN ke Menteri Agraria dan ditembuskan ke Ombudsman Republik Indonesia.
Demikian sedikit uraian dari saya tentang langkah-langkah yang harus dilakukan saat akan mendaftarkan sertipikat tanah.
Yuuuuuk buat sertipikat tanah dan buktikan sendiri murahnya . . . !!!
Terimakasih dan salam

sumber : https://www.facebook.com/rifkias33
Read More

Kisah Lucu Persahabatan Pemuda Aswaja dan Wahabi


 Wkwkwkk ngakak liat postingan ini. Ada2 aja ide buat ngelawak.


Kemarin pas jadi petugas haji, kebetulan satu tim dan satu kamar tinggal dengan mahasiswa UIM(universitas islam madinah), yang pasti dia bermazhab wahabi. Tapi ya biasa aja. Seperti umumnya wahabi yang jadi temanku, koplak ya koplak, ramah ya ramah, canda ya canda, tapi tetap aja kami beda mazhab dan manhaj wkwkwkwk. Trus kenapa? Masak beda mazhab aja harus jadi ajang permusuhan, beda agama aja biasa aja.

Kami biasa aja becanda bawa2 mazhab, bahkan kami saling manggil "oi, wahabi" dia balas "ah aswaja ini". Kadang kalau ane baru pulang tugas dia masih tidur karena kecapekan kerja dan belum shalat banguninnya "bangun oi, jadi wahabi telat2 solatnya ya" dia juga pulang kerja, kalau ane belum salat jamaah krn bablas kecapekan tidur, dia bangunin "oi jomblo asyari bangun, jadi aswaja gak solat jamaah lagi sekarang ya". Tentu semua dengan nada happy dan becanda.

Kadang-kadang kalau ada kawan sekamar lain yang nanya tentang hukum kebetulan kami bedua ada disitu, kalau ane yang jawab ane candai "gak perlu dalil kan?", dia paling juga ngakak, kalau dia yamg jawab dia juga candain "ini baru sunnah bro, gak bid'ah", semuanya biasa ketawa aja, gak ada yang sensi. Atau pas mau baca hizb "bro guwa mau ngelakuin bid'ah hasanah dulu ya", paling dia balas becanda "ya allah kawan saya ini uda ahlul bid'ah jomblo lagi", paling tak jawab becanda juga "bid'ah hasanah bro", biasa lah becanda seperti itu, beda pendapat biasa aja, beda mazhab biasa aja, beda agama juga biasa aja.

Namanya aja teman, perbedaan itu harusnya dijadiin bahan candaan, bukan bahan bertengkar, jadi biasa aja kalau dia nganggap yg ane lakuin bid'ah, lah pemahaman istilah aja beda, ngapain ane harus sensi? apalagi dia ngomong itu di pengajian dg kelompok dia sendiri. Itukan urusan dia. Ane juga nganggap dia salah dalam banyak hal. Biasa aja lah. Masak kita baru mau bekawan kalau gak beda sama sekali atau yang satu pikiran aja. Jadi beda mazhab, bahkan beda agama sekalipun ya biasa aja, apalagi cuma beda pilihan capres. Entah kenapa kalau didumay ane perhatikan kayak perbedaan pendapat itu kayaknya harus musuhan. Apa efek abis baca buku tentang mempertahankan satu pemdapat atau malah artikel lalu langsung ngajak duel orang y? Tapi aku yakin ini cuma dimedsos, masak iya ketemu kawan lama yang beda manhaj lalu berantem dan saling ngomongin dibelakang kok aneh Hahahah. Kita share berita politik aja, ad yang nanggapin dengan spaneng tinggi dan kekesalan, tapi mungkin karena belum kenal kali ya.

Itu cerita dengan teman wahabi, lain kali kita ceritakan sama yang syiah, banyak la candaan sama mereka bro. Atau malah cerita ama yang nonmuslim sekalian, contohnya "bro kawanin gua ke wc, serem wak" kata kawan guwa yang Kristen ngebangunin, "ngantuk kali awak cek, kau pun kalung salib gede gitu masih takut sama hantu" jawabku, "beda la wak, hantu disini bukan drakula jadi gak mempan salib, hantu disini kuntilanak ma pocong cm mempan sama ayat kursi, gw gak hafal" jawabnya, byk lah candaan model lain. Dimana perbedaan keyakinan diantara kami malah kami jadikan bahan candaan, bukan jadi masalah sensitif. Masak iya sama kawan becandanya nanggung, itu bukan teman, tapi politisi hahhaa

"gak perlu jadi abu-abu atau menutupi diri untuk menjadi kawan, masak iya kita baru jadi kawan kalau semua pendapat sama, walaupun dengan cara menutupi pendapat sendiri yang kita anggap benar"

#repost  

Read More

Alarm Dunia FOREX! Kerugian Massal Dengan Modus Margin Call

 Tadi malam, dunia forex dan robot trading dibuat heboh oleh sebuah broker (sebut saja namanya SC) yang secara tiba-tiba memaksa para "investornya" terkena margin call massal. 

Apa itu margin call? 

Margin call adalah suatu kondisi, di mana deposit yang ada sudah tidak cukup lagi menutupi kerugian akibat salah posisi trading. Lalu, semua deposit itu akan diambil paksa untuk menutup kerugian trading. 

Salah posisi gimana maksudnya? 

Jadi begini... Dalam trading forex itu kita bisa ambil 2 posisi. BUY atau SELL. 

Kita ambil "posisi buy", jika dari hasil analisa kita harga mata uang (forex) yang kita beli akan naik. Jika benar, maka kita akan untung. 

Hal yang sama berlaku, jika kita memprediksi harga mata uang akan turun dan kita ambil "posisi sell"

Bagaimana jika sebaliknya, kita ambil posisi buy, tapi mata uang yang kita beli malah turun? 

Otomatis posisi kita merugi. Inilah yang disebut "salah posisi".



Sampai di sini paham ya?

Nah, apa yang terjadi semalam adalah robot trading dengan sengaja, terarah dan terstruktur membuat sebagian besar (atau malah semua) salah posisi. 

Robot melakukan "posisi sell", lalu secara tiba-tiba harga mata uang atau komoditi dibuat naik ke harga yang tidak wajar (tidak sesuai dengan harga yang sebenarnya). 

Akibatnya apa? Ya semua yang salah posisi terkena margin call tadi dan semua depositnya lenyap tak bersisa. 

WARNING! RED ALERT! 

Kasus SC ini hanyalah permulaan. Modus yang sama akan terjadi di robot trading-robot trading yang lain. SC telah memulai dengan menjatuhkan kartu domino yang pertama yang tentu saja akan diikuti oleh kartu domino lainnya. 

Apa tanda robot trading mulai collapse? 

  • Pertama, tentu saja server belakangan ini dibilang sedang maintenance. 
  • Kedua, withdrawal dibatasi. Dari yang awalnya bisa tiap hari, menjadi seminggu sekali atau bahkan sebulan sekali
  • Ketiga, deposit Anda di-hold, tidak bisa ditarik sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan. 




Nah, apa yang harus dilakukan sebelum Anda menjadi korban berikutnya?  TARIK SEGERA DANA ANDA DI BROKER ROBOT FOREX SELAGI MASIH BISA! 

Jangan tunda-tunda lagi. Lakukan sekarang juga!  Ingat, hari ini hari Jumat. Pasar forex tidak beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu. 

Dan itu yang akan dijadikan alasan oleh broker agar Anda tidak bisa menarik dana Anda. Semoga dana Anda masih bisa diselamatkan dan kejadian ini menjadi pelajaran. Salam...


"Robot itu bekerja tepat dan akurat. Masalahnya, robot itu patuh pada programmer penyusun algoritma, bukan pada investor."

#Think

Read More

Viral Curhatan Penjual Frozen Food Terancam Denda Rp4 M dan Penjara

Usaha frozen food memang sangat menjanjikan dan mudah dilakukan. Namun kita perlu tahu bahwasanya usaha ini membutuhkan izin. Sehingga bila terjadi razia atau penertiban bisa saja usahanya terkena sanksi bahkan hukuman yang berat. Namun bagaimana lagi di masa depan kami ini semuanya semakin sulit bahkan usaha pun semakin sulit. Seperti curhatan seorang penjual makanan beku atau frozen food yang viral di sosmed baru-baru ini. Mereka dikenai sanksi sebesar 4 miliar karena produk yang dijualnya belum memiliki izin dari badan pengawas obat obatan atau BPOM. 

Peristiwa itu dibagikan oleh seorang pengguna Twitter bernama @a****. Lewat cuitannya, ia membagikan cerita seorang temannya yang menjalankan bisnis makanan beku. Ia membuat thread berisi kronologi kejadian yang menimpa temannya.

"Di share sama temen gw karena gw jualan, buat temen2 UMKM yang jualan frozen food ada yang ngalamin gini juga?" tulisnya.

Dalam thread tersebut, ia mengunggah deretan tangkapan layar berisi tulisan Instagram Story temannya. Kasus itu menimpa temannya sekitar minggu lalu. Teman @a**** bercerita, restorannya disambangi oleh polisi karena menjual suatu produk frozen food.

"Resto dapat undangan klarifikasi dari polisi untuk produk frozen food yang dijual di Grabfood. Padahal frozen food bukan kita jual ke supermarket, cuma jual karena kemarin PPKM dan memang kan resto biasa jual versi bekunya untuk customer masak sendiri di rumah," tulisnya dalam unggahan itu.

Meski hanya menjualnya di restoran pribadi, tindakan mereka tetap menjadi masalah. Kegiatan jual beli makanan beku tetap harus memiliki izin edar, Bunda.

"Tetap harus ada izin edar PIRT atau BPOP walaupun kita sudah berbadan PT dan barang resto sendiri. Intinya semua yang punya masa simpan lebih dari 1 minggu harus diurus perizinannya," tuturnya.

Hal itu membuat teman si pemilik akun terkena tindak pidana berupa ancaman penjara atau denda Rp4 miliar hanya karena menjual makanan beku.

Mereka pun menuruti panggilan polisi dan mendatangi kantor aparat setempat. Sesampainya di sana, ternyata teman @a*** juga menemukan beberapa orang yang 'keciduk' akibat kasus serupa.

Penjual frozen food itu bercerita, ada beberapa orang yang dibawa ke kantor polisi karena menjual makanan beku berupa bubuk cabai rumahan hingga mie ayam instan. Bahkan, ada juga anak-anak yang terseret kasus tersebut karena menjual kopi bubuk.
"Dia dijemput dari rumah terus dimasukkan ke mobil polisi karena jual kopi bubuk yang dimerekkin, macam kriminal kelas berat. Padahal salah dia cuma ketidaktahuan harus urus izin karena baru banget mulai jualan," bebernya.

Di kantor polisi, penjual makanan beku itu dimintai keterangan oleh aparat yang bertugas. Polisi mengetik laporan sambil menanyai detail tentang bisnis frozen food yang dijalankan.

Ia ditanya mengenai bahan baku frozen food, bagaimana cara memasaknya, ke mana produk itu dijual, berapa omzet yang didapat, hingga berapa jumlah karyawan yang dimiliki. Mereka juga diberi tahu mengenai pelanggaran UUD mana saja yang dilanggar, beserta dengan sanksinya.

"Intinya mau dijawab apapun, kita di pihak yang salah. Mereka paham atas ketidaktahuan kita soal izin tentang frozen food ini, tapi hukum tetap harus ditegakkan. Ya kita tahu lah bagaimana ke depannya," kata penjual frozen food itu.

"Dan terjadilah diskusi yang berlangsung bolak balik dari jam 1 sampai jam 8 malam. Mereka main pingpong sore-sore dan kita disuruh nunggu di depan saja," sambungnya.

Penjual frozen food itu menghabiskan waktu seharian penuh untuk mengurus bisnisnya. Setelah sekian lama menunggu di kantor polisi, penjual frozen food itu akhirnya dilepaskan.
"Kita dilepas dengan aspirasi semampu kita. Tadinya mau panggil untuk klarifikasi pegawai lain, setelah itu customer yang beli produk kita. Karena memang kita enggak mampu, mereka juga sudah malam, jadilah kita dilepas," ceritanya.

Penjual frozen food itu akhirnya mendapat pelajaran mengenai izin penjualan frozen food lewat PIRT/BPOM. Meski begitu, ia menyayangkan kurangnya edukasi mengenai perizinan tersebut.

Pasalnya, saat ini masih banyak penjual frozen food yang belum paham mengenai pentingnya izin edar dari suatu produk rumahan.

"Kalau belum mau urus izin, jangan pakai merek dulu ya. Memang sih cari duit lagi susah, tapi dengan ada ini kita anggap saja proses yang harus dijalani dan semoga bisnis kita dilimpahkan rezeki yang lebih," ujarnya.

Unggahan tersebut viral di Twitter hingga di-retweet lebih dari 5000 kali. Ternyata, banyak juga warganet yang mengalami hal serupa, Bunda.

"Baru banget dua hari lalu papaku kena, sama polisinya dibilang, 'Ini bapak lagi apesnya aja. Yuk pak ke kantor, kita ARISAN dulu. Belum pernah arisan kan? Biar pernah,' sambil senyum-senyum. Ending-nya? Disuruh bayar 4,5 juta ke oknum polisi di kantor tsb. Sedih banget," kata akun @AnaFi****

"Sebenernya bener sih, semua yang dijual kudu ada izinnya. Tapi masalah polisi sidak ke umkm gini lagi marak sejak pandemi. Dekat rumahku dari dulu pabrik kerupuk bertahun-tahun gak pernah kena sidak, tapi awal tahun ini polisi pada ngesidak sampe nutup," sambung akun @yn****


"Oke memang perizinan perlu tapi mbok jangan ujug-ujug langsung diproses hukum, kasih penyuluhan dulu sosialisasi ke yang jualan," timpal @ach****ta








Read More